Kang Hasan Sahur Bersama Loper & Pengasong di Cikapundung

by -338 views

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2, Tb Hasanuddin sahur bersama loper koran, pedagang asongan, pengamen, serta warga di sekitar Taman Cikapundung Kota Bandung, Selasa (22/5). Momen Ramadhan dinilai sebagai pengingat untuk tidak lupa berbagi dengan sesama.

“Ada orang yang bekerja sampai larut malam, mungkin belum istirahat, hanya untuk mencari sesuap nasi. Ini tentu harus mendapat perhatian kita semua, terutama dari negara,” ujar Kang Hasan, sapaan akrabnya, di sela kegiatan sahur.

Lokasi di sekitar Cikapundung selama ini dipergunakan untuk aktivitas puluhan loper koran pada dini hari. Kawasan yang sama juga digunakan berbagai kalangan lain, mulai dari pedagang asongan hingga pengamen jalanan. Tidak tertutup kemungkinan ada di antara mereka yang kesulitan untuk mencukupi santap sahur.

Maka Kang Hasan menilai, tidak ada salahnya berbagi sahur bersama. Di sisi lain, dia mengatakan, berbagi sahur merupakan bentuk tradisi yang harus terus dipertahankan untuk mengingatkan manusia mengenai keadaan di sekelilingnya.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga sempat duduk bersama dan berdialog dengan warga. Dituturkannya, kawasan Cikapundung bukan lokasi yang asing baginya. Selama berdinas di Bandung, purnawirawan TNI AD ini kerap menyambangi Cikapundung.

Di lokasi tersebut, dia juga sempat mengemukakan berbagai program yang disiapkan pasangan Tb Hasanuddin- Anton Charliyan Amanah (Hasanah). Berkaitan dengan permukiman, saat ini masih banyak pula rakyat Jawa Barat yang belum memiliki rumah layak dan menjalani kehidupan di sembarang tempat. Untuk persoalan ini, pihaknya menyiapkan program ImahRempeg, yang pada intinya memberikan akses mudah dan murah untuk pemenuhan kebutuhan permukiman warga.

“Rakyat kita masih banyak yang hidup di jalan, di lorong-lorong, di bawah jembatan dan mereka memiliki hak yang sama di republik ini yakni sejahtera,” ujarnya.

Selain itu, persoalan Jawa Barat juga berkaitan dengan ketenagakerjaan. Solusi disiapkan dengan program BogaGawe, yang kartunya sudah diluncurkan beberapa waktu silam. Kartu tersebut rencananya, akan terhubung antara pemerintah daerah dan berbagai perusahaan yang ada di Jawa Barat. Di dalamnya berisi data diri, mulai dari tingkat pendidikan, hingga pengalaman kerja.

“Melalui Bogagawe juga, kami akan fokuskan terhadap pengembangan ekonomi kreatif, yang terpenting rakyat harus hidup manusiawi,” katanya. (PR/zas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.