Pendapatan Pajak Reklame Masih Jauh dari Target

by -270 views
Ilustrasi
Ilustrasi

Hingga memasuki tahap triwulan III, pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bekasi dari bidang reklame baru mendapatkan sekitar Rp20 miliar. Padahal, Dinas Tata Ruang menargetkan PAD dari sektor ini sebesar Rp89 miliar tahun ini.

Kepala Bidang Pengendalian Ruang Dinas Tata Ruang Zeno Bachtiar mengatakan, target PAD sebesar itu dari sektor reklame sebenarnya realistis. “Tidak, tidak kebesaran target itu. Memang kan realistis mengingat Kota Bekasi daerah strategis bagi investor, karena dekat dengan Ibukota Jakarta,” katanya, Minggu (15/7).

Zeno mengungkapkan, keberadaan reklame di Kota Bekasi dimiliki oleh dua bagian. Yakni Pemkot Bekasi dan swasta. Dia juga berjanji akan berupaya agar target tersebut tercapai.

“Kita kejar terus target itu, di sisa waktu sebelum mendekati akhir tahun, caranya kita mendorong simplikasi pelayanan yang berkualitas. Kita juga sedang menjaga teknis agar investor semakin kepincut berinvestasi di Kota Bekasi. Insya Allah opitimistis bisa tercapai,” ujarnya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi Abdul Muin Hafied mengatakan, PAD yang didapatkan tersebut masih jauh target. Padahal, saat ini hampir memasuki triwulan III.

“Cukup lamban ya, setengah dari target saja belum tercapai. Bahaya jika target tak terealisasi karena kemungkinan akan berdampak pada perubahan Anggaran Belanja Tambahan (ABT),” ucapnya.

Muin menilai pontensi sector reklame tidak dimaksimalkan dengan baik. Dirinya khawatir realisasi yang minim dapat menjadi ketakutan bagi investor yang ingin berinvestasi di Kota Bekasi pada 2019 mendatang.

“Kalau memang permasalahannya investor gagal pajak. Seharusnya bertindak tegas, copot. Tapi, tetap wajib bayar dan itu harus ada laporannya,” katanya. (*/nga)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.