Pencuri Motor Khusus di Pusat Perbelanjaan Ditangkap

by -315 views

Amarah warga terhadap pencuri sepeda motor yang terus menebar aksinya di berbagai kawasan Kota Bekasi sudah mencapai ubun-ubun. Pada Selasa (7/8) lalu, ketika seorang pencuri motor dibekuk di parkiran Grand Mall Bekasi, massa pun sempat menggebuknya sebelum diserahkan ke kantor polisi.

Ketika dipergoki melancarkan aksinya, tersangka LF (35) sebenarnya sudah berhasil membuka kunci motor. Untung dia belum sempat membawa kabur motor sasarannya, karena seorang pengunjung mal menaruh curiga kepadanya. Pengunjung tersebut kemudian meneriakinya untuk meminta pertolongan warga.

Warga dan petugas keamanan yang mendengar teriakan itu berusaha mengejar pelaku. Mengetahui dirinya dikepung, pencuri tersebut berusaha melarikan diri dengan sekuat tenaga menerobos portal pintu parkir.

Namun dia terus dikejar petugas keamanan setempat, sehingga upayanya meloloskan diri akhirnya terhenti.
Setelah pelaku tertangkap, warga merasa geram melihatnya. Mereka berusaha menghajar pelaku. Namun, petugas keamanan mengamankan LF ke dalam pos keamanan sembari menghubungi polisi.

Kapolsek Medan Satria Kompol I Made Suweta mengaku, tersangka merupakan pencuri yang sedang diburu aparat kepolisian, lantaran sering melancarkan aksinya di sejumlah pusat perbelanjaan. Menurutnya, modus operandi LF sama seperti pencurian sepeda motor lainnya. Namun, LF selalu beraksi di parkiran mal dengan berpura-pura sebagai pemilik motor.
Menurut Kapolsek, pihaknya masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringannya yang lebih luas lagi.

“Dugaan sementara baru itu, atau bisa juga dengan berpura-pura kalau tiketnya hilang dan STNK-nya lupa dibawa. Terus pelaku membayar denda untuk bisa keluar,” paparnya.

Kapolsek juga meminta para pengelola mal agar lebih ketat lagi memeriksa kendaraan yang keluar dari perparkiran. “Harus ditingkatkan lagi keamanannya, celah portal itu tidak boleh ada. Kemudian cek STNK jika motor keluar,” imbaunya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku masih mendekam di tahanan Polsek Medan Satria. Dari tangannya, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat, satu buah kunci kontak, dan satu buah kunci letter T. Tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (*/nga)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.