Dulu Hijau, Kini Taman Pusat Perkantoran Pemda Bekasi  Gersang

by -468 views
0 0
Read Time1 Minute, 29 Second

 

TAMAN di lingkungan pusat perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat mulai gersang.

 

TAMAN di pusat perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi, sangat mengkhawatirkan. Sekalipun terus disiram, namun rumput yang semula menghijau, kini gersang dan sebagian besar sudah mati.

Selama ini, taman itu enak dipandang karena selain berbagai jenis bunga ditanam, rumputnya yang hijau menambah lingkungan tampak asri. Namun, kemarau panjang yang sudah berbulan-bulan,  membuat taman semakin  gersang. Hanya sebagian bunga saja yang bisa tetap bertahan, sedangkan rumput dan bunga lainnya yang selama ini menghijaukan sekitar perkantoran Pemerintahan di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, tidak bisa diselamatkan.

Dan diperkirakan, kondisi taman ini akan semakin buruk jika hujan tak segera turun. Siraman air yang dilakukan Pemerintah Daerah setempat, sepertinya tak bisa menyelamatkan sebagian bunga.

Sejumlah pegawai Pemda mengaku, taman itu memang selalu disiram, tetapi kalau air bawah tanah atau dari sungai, sepertinya tak ada artinya. Buktinya, rumput dan bunga kecil, tak bisa diselamatkan. Bahkan, kalau pun terus disiram, tetap mati. “Tampaknya, harus ada air hujan yang menyiramnya baru bunga itu bisa hidup. Dan kondisi sekarang, hamparan taman di sana, sudah sangat menyedihkan,” kata sejumlah karyawan di sana yang enggan disebut namanya.

Sejumlah warga yang datang dengan berbagai urusan ke pusat pemerintahan kabupaten bekasi ini, mengaku sedih melihat taman ini. Sebab, beberapa bulan lalu, taman ini cukup menawan karena selain hijau, juga berbagai kembang dengan warna-warni menghiasinya. Masyarakat yang menunggu berbagai urusan, bisa memanfaatkan tempat itu menghilangkan stres dan kepenatan. Tetapi saat ini, sudah gersang dan nyaris tak ada lagi yang menghijaukan, kata Haidir.

Hanya saja, ia pun mempertanyakan upaya yang dilakukan Pemda menyelamatkan taman itu. “Apakah memang kurang maksimal melakukan penyiraman, sehingga rumput dan bunga bisa sampai mati,” katanya seraya berharap taman ini bisa kembali seperti sebelumnya. (hem)

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.