Kasus Korupsi di BTN Cikarang Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

by -280 views

CIKARANG – Kejari Kabupaten Bekasi akhirnya melimpahkan berkas perkara kasus dugaan korupsi kredit macet di Bank Tabungan Negara (BTN) Cikarang, ke Pengadilan Tipikor di Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Jaksa menyeret tiga terdakwa yang terlibat dalam kasus tersebut, yakni IO, NA, dan BW.

Menurut Koordinator  Jaksa Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Obet Iriawan, kasus tersebut dilimpahkan pada Senin (20/8) lalu. “Perkara bank BTN sudah dilimpahkan, tersangka yang bersangkutan ialah Kepala Cabang , Deputi General Manager, dan Debitur,” katanya.

Dikatakan, dalam korporasi itu tidak ada yang mengarah terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Bekasi mengingat BTN adalah badan usaha milik negara (BUMN). “Karena ini BUMN, perkara ini tidak melibatkan pemerintah daerah, hanya saja tempatnya memang di Cikarang,” katanya.
Menurut Obet, BW, IO dan NA disangka melakukan tindakan yang menyebabkan kerugian keuangan negara.

Ketiganya bekerjasama mencairkan kredit tanpa melalui tahapan administrasi dan mekanisme yang baik, sehingga banyak yang dilanggar dan tidak terpenuhi.

Lantaran tidak sesuai aturan, katanya, kredit yang diberikan menjadi macet hingga akhirnya memunculkan kerugian negara. Hasil penghitungan BPKP, kerugian negara bahkan mencapai Rp. 6,5 miliar.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka dikenakan pasal 2 ayat 1 Undang-Undang UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001, yang menyebutkan setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dipidana dengan pidana penjara  minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun serta denda paling sedikit Rp200 juta  dan paling banyak Rp1 miliar. (*/nga)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.