Puluhan Warga Minta Bupati Bekasi Batalkan Pilkades Gandasari

by -544 views

Puluhan warga seusai menyampaikan protes ke DPMD Kabupaten Bekasi. (hem)

KOBEK CIKARANG-Puluhan warga Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat, mendatangi kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat  dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Rabu (12/9) siang. Mereka meminta agar hasil pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dibatalkan karena diduga terjadi kecurangan. 

Kecurangan itu dituding dilakukan secara  massif dan kesalahan patal yang dilakukan Panitia Pilkades. Proses penyelenggaraannya tidak sesuai dengan aturan atau tahapan. Jumlah surat suara yang dicoblos dengan  jumlah daftar hadir terjadi selisih, termasuk 313 surat suara yang tidak diakomodasikan untuk hak pilihnya.

Selain itu, ada kertas suara ganda yang dicoblos satu orang. Tim Sukses dari calon nomor urut satu  Suherman beberapa kali mengajukan protes atas segala kecurangan  tersebut, tetapi  tidak ditanggapi  panitia dalam proses perhitungan suara. Dan semua kertas suara yang ditandatangani panitia, pelipatannya dilakukan di rumah  Ketua Panitia, bukan di tempat pemungutan suara. Karena itulah, mereka meminta kepada Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin untuk segera membatalkan Pilkades karena diduga penuh rekayasa dan kecurangan.

Damai, mengaku keberatan dengan hasil Pilkades itu. Karena dengan kecurangan membuat pesta demokrasi tingkat desa itu tidak berjalan sesuai ketentuan. Lelaki yang juga Tim sukses dari calon Kades Suherman itu, meminta kepada Bupati supaya bertindak tegas dengan membatalkan Pilkades tersebut.

Dikatakan, dalam Pilkades Gandasari ada 3 calon Kades yang ikut bertarung, yaitu calon dengan nomor urut 1 Suherman dengan raihan 2.319 suara, nomor urut 2 Midik Prabowo dengan 2.447 suara dan nomor urut 3  H Karya dengan raihan 687 suara.

Sementara itu, Namin sebagai Mandat dari calon Kades Suherman, menegaskan akan terus berjuang demi tegaknya aturan. Bukan masalah kalah atau menang, tetapi tidak boleh dibiarkan terjadinya kecurangan. Panitia dinilai berpihak kepada calon tertentu, sehingga  setiap protes yang disampaikan calon lain tidak ditanggapi. “Kami datang ke sini untuk menyampaikan protes dan meminta Pilkades dibatalkan. Karena kecurangan yang membuat Pilkades tidak berjalan sebagaimana diharapkan,” katanya.

Kabid Pemerintahan Desa pada (DPMD) Kabupaten Bekasi Beny Yusnandar yang ingin dikonfirmasikan, tidak ada di tempat. Menurut staf di sana, Beny tidak masuk karena sakit. (hem)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.