PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bekasi mendapat kenaikan nilai dalam pengelolaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2018 dari Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB).

“Kenaikan ini diperoleh berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan langsung oleh Tim Evaluator dari Kemen PAN-RB Republik Indonesia,” ungkap Sekretaris Daerah Pemkab Bekasi Uju mewakili Plt. Bupati Bekasi pada acara pemberian nilai dan penyerahan Laporan Hasil Evaluasi (LHE) SAKIP yang diberikan langsung oleh Menteri PANRB Syafruddin di Bandung.

Menurut Uju, akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah Kabupaten Bekasi, sebelumnya pada Tahun 2017 mendapatkan nilai 61,79 dengan predikat B. Sedangkan untuk tahun 2018 memperoleh nilai 62,74 dengan predikat B.

“Predikat B yang diperoleh tahun 2018 walaupun sama dengan capaian predikat tahun 2017, tapi dari segi skor/bobot tahun 2018 nilainya naik.Tentunya kedepan kita berharap bisa naik peringkat menjadi predikat BB, ya syukur-syukur bisa A. Sedangkan untuk predikat BB sendiri harus mencapai skor nilai 70,” ujarnya.

Menurut dia, penilaian tingkat efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran dibandingkan dengan capaian kinerjanya, kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintah yang berorientasi hasil pada pemerintah kabupaten bekasi, sudah menunjukkan kinerja yang baik.

“Masih banyak yang perlu kita tingkatkan. Kita akselarasi dengan beberapa hal yang menjadi fokus perhatian kita terkait perencanaan, penganggaran, capaian kinerja, evaluasi kinerja dan pengukuran kinerja setiap tahunnya harus kita tingkatkan,” ucapnya.

Atas peningkatan nilai tersebut, Uju mengucapkan rasa syukur atas capaian yang telah dilaksanakan para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Bekasi sehingga mendapatkan kenaikan nilai dari Tim Evaluator Kemen PAN-RB Republik Indonesia.

Masih kata Uju, tujuan evaluasi ini adalah untuk menilai tingkat akuntabilitas atau pertanggungjawaban atas hasil (outcome) terhadap penggunaan anggaran dalam rangka terwujudnya pemerintahan yang beroreintasi kepada hasil (result oriented goverment) serta memberikan saran perbaikan yang diperlukan

Uju berharap, seluruh Perangkat Daerah (PD) semakin meningkatkan kinerjanya sehingga keterkaitan dan hubungan antara ‘leading sektor’ atau antar sektoral bisa bekerjasama secara sinergitas. Dia juga meminta semua PD bekerja keras lagi, sehingga pada evaluasi Sakip tahun depan mendapat nilai yang lebih baik lagi. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here