Di era Presiden Joko Widodo, ekonomi berbasiskan internet atau ekonomi digital berkembang pesat. Bisnis start-up menjadi tren yang sangat digandrungi anak muda. Ke depan, pemerintah ingin terus menumbuhkan sektor ini.

COO PT Baboo Digital Indonesia Rahmawati Dzaelani mengatakan, pemerintah sangat mendukung berkembangnya ekonomi digital, khususnya bisnis start up di Tanah Air.

“Pemerintah sudah mempermudah regulasinya, memberikan perlindungan kepada konsumen serta jaminan jaringan. Selain itu, pemerintah juga sudah meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program – program pelatihan,” ujarnya.

Rahmawati menuturkan, pemerintahan Jokowi ingin mengubah paradigma anak muda. Arahnya agar semakin banyak anak muda Indonesia yang terjun ke bisnis digital (start up). Apabila jumlah anak muda yang menjadi pengusaha di Indonesia mendominasi, Rahmawati mengatakan dapat mengurangi angka pengangguran. Tingkat kesejahteraan rakyat Indonesia menurutnya juga semakin terjamin.

“Dengan banyaknya anak muda yang menjadi pengusaha, bisa mempekerjakan temannya. Jadi, pengangguran berkurang,” kata Rahmawati.

Menurutnya, pilihan menjadi pengusaha digital, sangatlah tepat, karena tidak perlu modal besar. Yang diperlukan adalah gagasan, inovasi serta ide-ide yang brilian. Ditambah kerja keras serta ketekunan.

“Ide bisa dikembangkan menjadi bisnis start up. Karena tidak perlu modal besar. Artinya, internet itu sangat bermanfaat untuk membangun perekonomian Indonesia,” jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengatakan, partainya tidak pragmatis, merapat ke anak muda karena urusan pemilu saja. Namun, PDIP ingin menjadi rumah besar bagi anak muda alias kelompok milenial.

“PDIP tidak ingin hanya memanfaatkan anak muda sebagai pemilih dalam pemilu saja. Kita ingin menjadikan partai PDI Perjuangan sebagai rumah besar anak muda yang berkreatifitas,” tutup Rahmawati. (jim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here