Sejumlah calon anggota legislatif (caleg) secara terang-terangan sudah mulai memasang iklan di media cetak. Padahal, sesuai ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), pemasangan iklan di media massa, cetak, elektronik radio, maupun televisi, baru bisa dimulai pada 24 Maret mendatang.

Menanggapi hal ini, Syaiful Bahri selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi, Kamis (28/2) menerangkan bahwa, iklan di media massa, termasuk media cetak (koran) tahapan dan jadwalnya sudah diatur dalam PKPU, yakni bisa dimulai pada 24  Maret.

“Di sisi lain, posisi tahapun itu di dalam regulasi PKPU harus sesuai dengan keputusan KPU tentang iklan kampanye dan rapat umum. Hingga hari ini belum ada SK KPU Kabupaten Bekasi yang mengatur tentang iklan kampanye dan rapat umum sehingga pada  posisi itu, apabila ada ditemukan iklan kampanye di media cetak, kita hanya bisa melakukan pencegahan,” kata Syaiful.

Pencegahan dimaksud, lanjut Syaiful, yakni agar tidak tidak beriklan di media. Dengan demikian, dari segi penindakannya  belum bisa karena harus menunggu Surat Keputusan KPU tentang Kampanye.

“Soal iklan di media cetak dan elektronik, itu pun harus dilihat bentuknya, apakah memenuhi unsur-unsur kampanye, karena unsur kampanye itu kan salah satunya menyangkut citra diri, citra diri itu harus lengkap antara nomor urut dan logo partai serta program kerja dan misi visinya. Kami melihat iklan di media cetak yang beredar di Kabupaten Bekasi selama ini belum ada yang sempurna, artinya ada logo partai tapi nomor urutnya tidak ada, atau ada nomor urut, visi misinya tidak ada, sehingga kami asumsikan itu bukan sebagai iklan kampanye yang dimaksud dalam PKPU 23 tentang Kampanye,” paparnya.

Dijelaskannya, iklan kampanye itu dimulai dengan adanya surat ketetapan KPU, surat keputusan KPU tentang iklan. “Namun, hingga hari ini belum ada surat keputusan tentang iklan kampanye,” tegasnya.

Di hari yang sama, Arief selaku Komisioner KPU Kabupaten Bekasi menjelaskan, iklan di media massa, baik itu cetak, elektronik radio, dan televise, baru bisa dimulai 24 Maret. “Jadi belum memasuki tahapan itu saat ini. Untuk tahapan-tahapan kampanye itu kan sudah disosialisasikan ke seluruh partai politik, nanti kita follow up melalui surat edaran sosialisasi kembali jika masih ada yang beriklan,” pungkasnya. (pir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here