NOTARIS dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Ade Ardiansyah terpilih menjadi Ketua Pengurus Daerah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kota Bekasi periode 2019 – 2022. Ade terpilih setelah mengalahkan Savitri Irma Mulia di Konferda IPPAT Kota Bekasi dan Diskusi Profesi di Hotel Horison, Rabu (13/3).

Awalnya, Ade mengungguli Irma dengan perolehan 52 suara dari total 103 suara. Namun berdsarkan AD-ART IPPAT, dikatakan bahwa suara dianggap sah bila total suara melebihi 50 plus 1 dari total suara sah. Namun di putaran kedua, suara Ade tetap mengungguli Irma dengan perolehan 50 suara dari total 96 suara sah. Maka secara aturan Ade Ardiansyah dinyatakan dalam forum sebagai Ketua IPPAT Kota Bekasi.

Ketua Pengwil IPPAT Jawa Barat Osye Anggandarri mengatakan hal tersebut biasa terjadi dalam sebuah demokrasi berorganisasi. Namun menurut Osye, peratuan dalam sebuah organisasi harus tetap diutamakan. Ia juga menilai Ade Ardiansyah layak memimpin IPPAT Kota Bekasi.

“Saya melihat persaingan begitu ketat. Dan inilah pilihan yang terbaik yang dipilih oleh para anggota. Saya pribadi mengenal Pak Ade sudah lama.Saya berharap Pak Ade bisa membawa IPPAT Kota Bekasi lebih baik lagi, terutama bisa bersinergi dengan Pengwil Jawa Barat. Karena kita lihat ada sekitar 400 orang (PPAT) di Kota Bekasi. Dan Kita harus mengabdikan diri kita di organisasi, jadi jangan sampai terjadi kepentingan yang mengutamakan kepentingan pribadi. Kita harus mengabdi kepada anggota dan organisasi,” kata Osye kepada Koran Bekasi.

Di tempat yang sama, Ade Ardiansyah mengatakan semua ini merupakan kemenangan semua anggota. Ia juga sempat menyebutkan, keterpilihannya semata-mata menjadi bukti demokrasi dalam IPPAT, dimana dalam Konferda sebelumnya belum pernah ada pemilihan (aklamasi).

“Saya bersyukur kepada Allah SWT dan terimakasih atas kepercayaan seluruh anggota IPPAT Kota Bekasi. Ini kemenangan kita bersama, karena tanpa rekan-rekan, saya tidak bisa apa-apa. Pemilihan ini menjadi satu bukti bahwa kita memang betul-betul berdemokrasi. Apalagi tadi sempat ada pemilihan ulang,” kata Ade.

Ade juga berjanji akan mengemban amanat sebagai ketua sebaik-baiknya. Dirinya bertekad memajukan IPPAT Kota Bekasi dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

”Kami dari IPPAT Kota Bekasi akan senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan turut berperan dalam mendukung kemajuan pembangunan di Kota Bekasi. Diharapkan angota IPPAT Kota Bekasi juga semakin kompak dan guyub anggotanya,” tutur pria yang punya segudang pengalaman organisasi ini.

Dalam waktu dekat kata Ade, dirinya akan segera menyusun kepengurusan dan melaporkan hasilnya ke Pengwil jawa Barat. Ade juga meminta pihak Pemerintah Kota Bekasi untuk lebih memperhatikan para PPAT yang ada di Kota Bekasi.

“Pemimpin organisasi IPPAT itu punya hak dan kewenangan kepada anggota. Dia bisa memberikan instruksi kepada anggota-anggotanya untuk tidak melakukan transaksi. Ini untuk memberikan peringatan kepada Pemerintah Kota Bekasi, yang selama ini kurang memperhatikan PPAT. Padahal PPAT juga salah satu yang memberikan konstribusi PAD kepada pemerintah khususnya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan PBB,” tutup Ade.  (jim)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here