WAKIL Walikota Bekasi Tri Adhianto melakukan kunjungan dadakan ke Sekolah Dasar Negeri Bekasi Jaya 9 dan 13 di Jalan Jati Raya Nomor 1, Kelurahan Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (14/3). Kunjungannya kali ini tak lain dan tak bukan karena dirinya menerima laporan dari orangtua murid melalui akun instagramnya soal kurangnya penerangan dan kebersihan pada kamar mandi sekolah.

Tri yang juga didampingi beberapa guru sekolah langsung mengecek bagian kamar mandi. Ternyata benar, Tri melihat tidak standartnya penerangan dan kebersihan kamar mandi sekolah tersebut. Plafon pada kamar mandi terlihat sudah lapuk dan tidak terawat. Ditambah, barang-barang yang ada pada gudang sekolah kurang tertata.

Salah satu guru tidak memungkiri adanya keluhan dari orangtua siswa. Namun ia mengatakan sejak tahun 2014 sekolahnya belum pernah direnovasi lagi. “Sekolah ini belum ada renovasi lagi sejak tahun 2014 jadi lantai dan plafon itu masih pakai yang lama. Lantai terlihat ada yang hitam, catnya juga sudah pudar, atap plafon juga sebagian ada yang keropos, kalau kamar mandi berbau, kita sudah pakai pewangi kamar mandi tapi dengan murid yang hampir mencapai 500 orang dengan kamar mandi yang hanya 4 buah saja jadi tidak tertampung. Kebetulan pak Tri datang untuk meninjau, jadi kita sampaikan apa saja yang harus di perbaiki,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Tri mengatakan kepada pihak sekolah untuk mengajukan perbaikan lewat Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Mengenai kamar mandi yang gelap dan bau, Tri menyarankan untuk memasang lampu disetiap kamar mandi dan membuat ventilasi agar sirkulasi udara lancar dan bisa menambah penerangan lewat cahaya matahari.

“Yang menyebabkan aroma kamar mandinya tidak sedap itu kan karena sirkulasi udara nya tidak lancar, nanti kita upayakan perbaikan dan peremajaan lantai dan atap yang sudah rusak,” tutupnya. (jim)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here