WAKIL Walikota Bekasi Tri Adhianto menjenguk Edy Cahyadi, salah satu Pekerja Harian Lepas (PHL) di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) TPU Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi. Tri datang setelah mengetahui kondisi Edy melalui surat kabar harian umum Koran Bekasi yang sempat memberitakan perjuangan Edy yang sedang tidak sehat tapi tetap mengikuti parade baris-berbaris Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Tri datang ke rumah sakit bersama kepala Disperkimtan Kota Bekasi Dadang Ginanjar Samsupraja. Saat berada di ruang rawat inap, Edy terlihat sudah nampak sehat, namun masih menunggu proses operasi jantung yang akan dilakukan tim medis.

“Saya salut dan bangga melihat perjuangan Pak Edy. Disaat tahu kondisinya sedang tidak sehat beliau tetap menjalankan tugas mulianya untuk ikut merayakan Hari Ulang Tahun Kota Bekasi ke 22. Ini sebagai bentuk kecintaannya kepada Kota Bekasi. Dan saya hadir untuk memberikan apresiasi dan semangat agar Pak Edy lekas sembuh,” kata Tri.

Tri juga mengingatkan Edy untuk tidak memikirkan masalah biaya operasi, sebab Pemerintah Kota Bekasi sudah menjamin biaya pengobatan lewat Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK).

“Sekarang fokus dulu untuk proses penyembuhan, tidak usah memikirkan yang lainnya. Ini sebagai salah satu wujud nyata kalau Pemerintah Kota Bekasi juga hadir untuk pegawai aparaturnya,” jelas Tri.

Di tengah kondisinya yang sedang tidak fit, demi ikut merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bekasi ke 22, Edy tetap semangat mengikuti parade baris-berbaris Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bekasi.

Setelah hampir empat jam menunggu dimulainya acara, dengan semangat Edy bersama rekan-rekan dari Disperkimtan berjalan dari Islamic Center menuju panggung utama tepatnya dibawah fly over Summarecon. Namun, saat sedang menunggu giliran, Edy sudah memperlihatkan gelagat yang berbeda. Nampak gelisah dan sering beberapa kali rekan-rekannya melihat Edy memegangi dadanya.

Dadang Ginanjar, sang kepala dinas juga ikut memberikan semangat kepada stafnya yang sedang mengalami musibah. Ia berharap Edy bisa segera pulih dan bisa kembali bekerja seperti biasanya. Ia juga ikut mengapresiasi stafnya tersebut yang tetap berjuang untuk menjalankan tugas mulianya untuk tetap ikut dalam barisan parade baris-berbaris.

“Alhamdulillah selama dirawat disini saya terus memonitor, dan alhamdulillah sudah ditangani langsung oleh dokter. Saya juga awalnya kaget kalau saudara Edy punya riwayat penyakit jantung. Saya masih ingat kata-katany saudara Edy, dia bilang dia bangga bisa menjalankan tugas mulia ini. Dan ini jadi satu bukti bahwa pengabdian Edy dan semangatnya patut dicontoh oleh yang lain ,” ungkap Dadang.

Edy yang didampingi sang istri juga merasa senang dan mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Bekasi dalam hal ini Wakil Walikota Bekasi dan Kepala Dinas Perkimtan yang sudah menyempatkan waktunya untuk datang menjenguk. (jimmy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here