Kesbangpol Sosialisasikan Pemilu 2019

Harapkan Partisipasi Masyarakat Meningkat Gunakan Hak Pilih

0
63
Kesbangpol Kota Bekasi terus melakukan sosialisasi pelaksanaan Pemilu. (KOBEK)

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bekasi terus melakukan sosialisasi pelaksanaan Pemilu 17 April 2019. Hal itu dilakukan guna meningkatkan partisipasi masyarakat datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk memberikan hak pilihnya.

Demikian disampaikan Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Bekasi Endang Suharyadi kepada Koran Bekasi di ruang kerjanya, Selasa (2/4). Endang mengatakan Badan Kesbangpol mempunyai kewenangan di bidang politik dalam negeri yang di dalamnya fokus terhadap kegiatan menjelang pemilu. Untuk itu, dia menghimbau masyarakat agar menggunakan hak pilihnya di TPS. Alasannya, Badan Kesbangpol punya kewenangan dalam kehidupan berdemokrasi yakni membuat bagaimana caranya supaya partisipasi masyarakat meningkat.

“Pemilu 5 tahun lalu jumlah partisipasi pemilih di Kota Bekasi hanya 46 persen. Pada Pilkada 2018 kemarin, Alhamdullilah meningkat drastis sebesar 73 persen. Mudah-mudahan pada Pemilu tahun ini bisa melampaui 73 persen atau minimal sama,” jelas Endang.

Endang Suharyadi (KOBEK)

Dalam upaya meningkatkan partisipasi tersebut, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pembinaan terhadap pemilih pemula. Menurut dia, sosialisasi dan pembinaan terhadap pemilih pemula dianggap lebih efektif dan tepat sasaran dengan membuat baju yang dibagikan kepada komunitas-komunitas.

“Sekarang kita sosialisasi harus lebih efektif dan tepat sasaran. Caranya, pertama menginformasikan melalui media seperti media sosial, spanduk, banner, baliho, dan lain-lain. Kemudian kita buat kaos yang betul-betul sifatnya komunikatif. Misal di belakang kaosnya ada tulisan ajakan ke TPS. Ini lebih efektif. Kita bagi ke komunitas sebagai iklan berjalan. Misal komunitas ojek online, pedagang pasar dan sebagainya. Hal ini dilakukan karena tempat itu banyak dikunjungi orang disamping kita bagikan juga ke unsur masyarakat lainnya,” tambah Endang.

Endang melanjutkan, pihaknya juga memiliki tupoksi pembinaan, pencegahan, dan sosialisasi dan support informasi di bidang keamanan dan ketertiban umum. Di sana ada fungsi Badan Kesbangpol agar jangan terjadi gangguan keamanan dan ketertiban, khususnya menjelang Pemilu.


Kesbangpol bekerjasama dengan tim kewaspadaan dini daerah yang meliputi
unsur TNI, Polri, BAIS dan BIN. (KOBEK)

“Kita juga bekerjasama dengan tim kewaspadaan dini daerah yang meliputi unsur TNI, Polri, BAIS dan BIN. Jangan sampai ada gejolak di daerah. Kita selalu pantau baik Pilpres dan Pileg supaya kegiatan itu berjalan tertib. Kesbangpol hanya melakukan pencegahan. Untuk eksekusi pelanggarannya kita serahkan kepada aparat atau lembaga berwenang dalam hal trantibum. Kita juga lakukan rakor dengan tim kewaspadaan. Karena keamanan itu tanggung jawab bersama dan pengerahan satuannya kita serahkan ke masing-masing lembaga. Yang jelas kita sama- sama saling menjaga keamanan jelang Pemilu. Kita pantau baik di kegiatan-kegiatan KPU, kampanye pelaksanaan Pilpres dan Pileg, situasi di TPS dan kita pantau juga tingkat partisipasi masyarakat. Kita optimis Pemilu tahun ini jumlah partisipasi masyarakat meningkat,” tutup Endang. (Adv/Kesbangpol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here