DALAM rangka mewujudkan kota layak anak, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) menggelar kegiatan Jambore Forum Anak Kota Bekasi (FORAKSI) tahun 2019.

Kegiatan ini merupakan upaya Pemkot Bekasi memberikan ruang partisipasi anak sebagai salah satu implementasi pemenuhan hak anak kluster 4, yaitu pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan seni budaya.

Jambore ini dilaksanakan di ‘Rumah Pintar Kayuringin’, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan selama dua hari (30 – 31 Maret 2019).

“Pemenuhan hak anak itu ada 5 kluster, yaitu hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan seni budaya serta perlindungan khusus. Nah kegiatan Jambore Forum anak itu implementasi dari kluster ke-4,” kata Kepala DPPPA Kota Bekasi Riswanti kepada Koran Bekasi, Senin (22/4).

Menurut dia, kegiatan jambore berlangsung meriah. Dihadiri 125 orang yang merupakan perwakilan dari anggota forum anak di kecamatan dan kelurahan se-Kota Bekasi. Acara Jambore juga dihadiri para pendamping dan panitia.

Riswanti menyebutkan, Jambore Forum Anak Kota Bekasi tahun 2019 ini mengambil tema, ‘Forum Anak Kota Bekasi Kreatif Aktif dan Ihsan mewujudkan Kota Bekasi sebagai Kota Layak Anak”.

“Maksud penyelenggaraan kegiatan Jambore Forum Anak Kota Bekasi tahun 2019 ini adalah untuk memberikan pemenuhan hak mereka dalam wujud Capacity Building bagi pengurus forum anak tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Bekasi.

Riswanti berharap dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, para peserta turut sebagai 2P (Pelopor dan Pelapor) dituntut untuk dapat menjadi agen perubahan untuk dirinya dan lingkungan sebaya termasuk juga memberikan contoh positif serta dapat mensosialisasikan 5 Kluster Pemenuhan Hak Anak (PHA) kepada masyarakat.

Salah satunya, kata Riswanti, melalui event Car Free Day yang setiap hari Minggu dilaksanakan di Kota Bekasi. Selain itu para peserta juga dapat memberikan sumbang saran pendapat dalam pembangunan di Kota Bekasi.

Hal yang sama juga dikatakan Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DPPPA Kota Bekasi Rita Hartati. Menurut dia, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan ruang partisipasi anak dalam membangun, mengembangkan rasa nasionalisme, persatuan dan kesatuan hingga mempertahankan nilai-nilai luhur budaya dan karakter bangsa.

Selain itu, lanjut Rita, Jambore Foraksi 2019 ini juga dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas anak tentang nasionalisme. Memfasilitasi perwakilan anak-anak dari seluruh kecamatan untuk membangun jaringan persaudaraan.

“Adanya kegiatan ini juga untuk memberikan informasi pengetahuan untuk meningkatkan kapasitas anak sesuai bakat, minat dan kemampuannya. Semoga melalui Jambore FORAKSI 2019 ini bisa dijadikan media untuk menghasilkan rumusan-rumusan yang nanti bisa dibawa ke kecamatan masing-masing. Diharapkan hasil dari Jambore FORAKSI tahun 2019 ini bisa ditularkan kepada teman-teman lainnya,” tutup Rita. (ADV/DPPPA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here