Kadisdagperin Apresiasi Bekasi Fashion Week 2019

Read Time1 Minute, 48 Seconds

KOTA Bekasi semakin meluaskan pergaulan gaya hidup metropolitan yang hampir mendekati Ibu Kota Jakarta. Hal ini ditandai dengan akan digelarnya “Bekasi Fashion Week” (BFW) untuk yang ketiga kalinya.

Setelah sebelumnya sukses menggelar BFW pertama di Hotel Santika Bekasi dan Revo Mall, untuk ketiga kalinya BFW akan diselenggarakan di Summarecon Mall Bekasi (Lobby Oval) 25 – 28 April 2019.
Sedikitnya akan ada 40 desainer yang terdiri dari 10 designer Internasional asal Brunei Darusalam, 10 designer nasional dan 20 designer lokal serta model fashion catwalk professional akan memarperkan busana rancangannya.

“Tamu undangan antara lain Kementerian Perdagangan RI, Kedutaan Besar, Kadin Kota Bekasi, Asosiasi Pengusaha Indonesia Kota Bekasi, pengusaha eksportir, dan berbagai kalangan lainnya,” jelas Kepala Dinas Perdagangan dan Perindutrian (Kadisdagperin) Kota Bekasi Makbullah, Selasa (23/4).

Makbullah mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini. Alasannya, kegiatan ini merupakan ajang aktualisasi para fashion designer untuk menampilkan gelar peragaan busana “Bekasi Fashion Week 2019” dan mempresentasikan karya-karya terbaiknya.

“Dengan mengusung tema “Ayo Batik-in Bekasi” sejumlah desainer ternama seperti Nina Nugroho, Athan Siahaan dan perancang cilik asal Kota Bekasi, Akeyla Naraya, akan menampilkan karya terbaiknya. Begitu pula dengan Koperasi Komunitas Batik Bekasi (Kombas) yang menjadi satu-satunya wadah batik Bekasi saat ini turut berperan serta,” terang Makbulllah.

Ia melanjutkan, tujuan diadakannya Bekasi Fashion Week ini antara lain memberikan kesempatan kepada para seniman mode dan fashion designer, khususnya perancang muda dan pemula untuk berkarya maksimal menampilkan kreasi busana ‘ready to wear’.

“Selain itu Bekasi Fashion Week ini sebagai wadah pameran dagang bagi para pelaku bisnis fashion dan sektor terkait lainnya seperti produsen textile, pengusaha garmen, pengrajin batik dan etnik, pengrajin aksesoris dan pelaku UKM selaku mitra dari mata rantai produk fashion,” tambah Makbullah.

Nantinya, kata dia, bakal ada kejutan-kejutan yang menarik. Penyelenggara akan menampilkan empat kain ulos berusia lebih dari tiga abad. Malah di hari pertama, para istri pejabat daerah Kota Bekasi turut berpartisipasi di catwalk memeragakan batik Bekasi.

“Pada pembukaan, kami menghadirkan fashion icon batik Bekasi. Dimana yang akan runa way itu bukan model biasa-biasa saja, jadi modelnya adalah para Muspida, ibu Walikota, Ibu Wakil Walikota, Ibu Kapolres, Istri-istri para Kadis yang akan runa way di fashion show memakai batik Bekasi. Berharap acara BFW II ini bisa menjadi trendsetter dan barometer mode serta batik di Bekasi dan nasional,” tutup Makbullah. (ADV/DISPERIN)

0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close