Atlet Kota Bekasi Peraih Medali Porda Akhirnya Terima Bonus

by -431 views

Para pahlawan dan srikandi olahraga Kota Bekasi akhirnya menujukkan wajah ceria dalam sepekan terakhir. Pasalnya, janji Pemerintah Kota Bekasi dan KONI Kota Bekasi untuk mencairkan bonus atas raihan medali di Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII-2018 Kabupaten Bogor, kini terwujud.

Dalam sepekan terakhir, kesibukan luar biasa terlihat di Gedung KONI Kota Bekasi. Pasalnya, semua atlet dan pelatih yang sukses mendulang medali, baik emas, perak, maupun perunggu, harus hadir di sekretariat KONI Kota Bekasi untuk membuat pernyataan pencairan bonus Porda 2018. Apalagi, semua anggaran untuk bonus itu sudah disetorkan ke BTPN (Bank Tabungan Pensiunan Nasional) Cabang Kota Bekasi dan seluruh atlet pun sudah membuka rekening di bank tersebut.

“Alhamdulillah, akhirnya bonus cair juga dan bisa buat bayar uang kuliah,” ujar Ajeng Koeshella, karateka peraih emas nomor kumite di Porda lalu.

Hal senada dikatakan Syifa, rekannya yang juga sama-sama menyumbang emas dari nomor kumite.

“Penantian yang cukup lama sejak Porda, akhirnya bonus cair juga. Bisa buat lebaran dan bayar uang kuliah,” ujar mahasiswi Unisma Bekasi yang mendapatkan Rp100 juta sebagai hadiah atas prestasi satu keping emasnya.

Tak hanya atlet, kali ini para pelatih yang sudah berjibaku sejak masa pemusatan latihan cabang (pelatcab) hingga berlangsungnya Porda, juga menerima bonus yang nilainya lumayan besar, Rp30 juta untuk satu keping emas pertama. Hitungan berikutnya adalah kelipatan Rp10 juta untuk emas berikutnya.

Terkait pencairan bonus, Ketua Umum KONI Kota Bekasi Abdul Rosyad Irwan mengapresiasi dan berterimakasih kepada Pemerintah Kota Bekasi yang telah menunaikan janjinya.

“Kita sudah tagih sejak usai Porda lalu, namun karena ada kesibukan menjelang pemilu, Pak Wali (Rahmat Effendi) mengatakan akan dibayarkan usai Pemilu 2019. Nah, janji itu dipenuhi, begitu usai pemilu kita tagih lagi dan akhirnya sekarang sudah bisa diberikan kepada para atlet dan pelatih,” jelasnya.

Yan Rasyad—sapaannya, berharap, para atlet dan pelatih bisa memanfaatkan dana bonus tersebut untuk keperluan pendidikan dan keluarga.

“Ya, terserah atlet dan pelatih ya, tetapi saran saya gunakanlah untuk keperluang pendidikan dan keluarga, jangan untuk foya-foya,” jelasnya.

Selain itu, dia berharap juga dengan pemberian bonus ini, atlet lebih terlecut lagi untuk mengukir prestasi. “Masih banyak event, persiapan PON 2020 di Papua misalnya. Kemudian jelang Porda 2022 dan lainnya. Atlet harus termotivasi untuk mempertahankan prestasi emasnya,” papar Yan Rasyad. (zas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.