KONI Kota Bekasi mengadakan silaturahmi dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) yang baru dilantik, Ahmad Zarkasih yang menggantikan posisi Teddy Hafni. Acara berlangsung di Aula KONI Kota Bekasi, Selasa (18/6) yang dihadiri hampir semua pengurus KONI Kota Bekasi.

Ketua KONI Kota Bekasi Abdul Rosyad Irwan dalam sambutannya berharap adanya kerjasama pihak Dispora dengan KONI Kota Bekasi, terutama dalam menggapai prestasi menuju tiga besar Pekan Olahraga Derah (Porda) 2022 Jawa Barat. Karenanya, diharapkan pula Kadispora yang baru bisa memimpin institusinya hingga Porda 2022.

“Kerjasama ini perlu ditingkatkan dalam upaya mencapai tiga besar Porda 2022, makanya saya berharap juga beliau (Kadispora) tetap memimpin hingga usai Porda 2022,” ujarnya yang disambut tawa Zarkasih.

Sebelumnya, Yan Rasyad—panggilan akrabnya, menjelaskan soal pertemuan kemarin dengan Walikota Bekasi Rahmat Effendi dan jajaran Dinas Pendidikan Kota Bekasi yang diketuai Inayatullah.

Pertemuan itu hanya ingin menjelaskan soal penerimaan siswa baru lewat jalur prestasi olahraga, yang semula menolak rekomendasi KONI Kota Bekasi, namun akhirnya kebijakan itu dibatalkan.

Disepakati, atlet Kota Bekasi yang mendaftar lewat jalur prestasi olahraga yang sudah mendapat rekomendasi Ketua KONI Kota Bekasi harus menjadi prioritas utama.

“Tadi persoalan ini sudah selesai dengan Walikota Bekasi dan pihak Disdik Kota Bekasi. Pada intinya, yang diterima adalah atlet yang sudah mendapat rekomendasi KONI Kota Bekasi. Semoga bisa bermanfaat untuk seluruh altet Kota Bekasi dibawah binaan KONI,” jelas Yan Rasyad.

Dalam kesempatan itu, Zarkasih menyatakan kesiapan jajarannya untuk bekerjasama dan berkoordinasi dengan KONI Kota Bekasi, terutama dalam hal pembinaan olahraga di Kota Bekasi.

“Ke depan, penggunaan sarana olahraga yang ada di lingkungan Stadion Patriot Chandrabaga kita buat nota kesepahamannya (MoU) dengan KONI Kota Bekasi. Kita akan dukung semua yang bersifat pembinaan dan peningkatan olahraga di Kota Bekasi,” jelas Zarkasih.

Sebagai Kadispora yang baru, Zarkasih menyatakan masih melakukan pembenahan secara internal. Sedangkan secara eksternal, dia masih mempelajari penggunaan sejumlah lahan di area stadion, di antaranya lahan parkir dan mes atlet angkat besi dan tinju, serta lapangan futsal.

“Saya masih mempelajari dulu soal ijinnya, ada tidak perjanjiannya dengan stadion, dan lainnya. Saya ingin, apapun itu nanti kita bikin MoU – nya biar sama-sama enak ke depan,” lanjutnya. (zas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here