PEMBUKAAN Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Pondok Pesantren Attaqwa Putra kali ini dilakukan dengan acara Halal Bi Halal bersama para dewan guru dan ribuan santri, dimana sekolah lainnya masih menikmati libur panjang Hari Raya Idul Fitri dan semester. Pondok Pesantren Attaqwa Putra sebagai salah satu pesantren tertua di Bekasi yang didirikan langsung KH Noer Alie pada 1940-an, sudah mulai KBM sejak Senin (1/7). Ya, inilah pesantren tertua di Bekasi yang ditokohi seorang ulama yang mendapat gelar pahlawan nasional pada 10 November 2006. Sosok Kiai Noer Alie diakui  dunia internasional dan nasional bahkan oleh masyarakat dikenal sebagai Singa Karawang-Bekasi dan Macan Bekasi karena perjuanganya.

Kampung Syurga merupakan impian Kiai Haji Noer Alie setelah pulang belajar dari Makkah pada 1940 dengan mendirikan pesantren di kampung halamannya yang bertujuan memajukan umat dari keterbelakangan yang dialami. Tekat dan keyakinan yang dimiliki KH Noer Alie untuk kemajuan umat tidak akan dapat tercapai kecuali hanya dengan melalui jalur pendidikan yang dibangunnya. Dimana saat itu pendidikan di kampoeng Oejoeng Malang yang kini telah berubah nama menjadi kampung Ujung Harapan, masih sangat tertinggal. Tidak ada satu sekolahpun di kampung itu. Didorong  rasa tanggungjawab kepada Allah SWT, akhirnya pada 1956 KH Noer Alie berhasil mendirikan Yayasan Pembangunan Pemeliharaan Pertolongan Islam (YP3) yang kemudian pada 17 Desember 1986 diganti namanya menjadi Yayasan Attaqwa atau Pondok Pesantren Attaqwa yang bermotto; “Benar, Pinter, dan Terampil.”

Kepala Madrasah Tsanawiyah Attaqwa Putra KH A.Zubair Dasuki MSi dalam sambutanya mengatakan, seluruh para dewan guru junior maupun senior dan para santrinya yang hadir lebih dari 1.000 orang  sudah stand by untuk siap mengajar dan belajar dengan modal semangat yang menggelora. Bahkan pada Rabu besok akan datang lagi para santri baru sekitar 600-an yang siap untuk belajar di tahun ajaran 2019/2020. Harapan Zubair kepada semua dewan guru tentunya harus jauh lebih semangat dalam mengajar karena antusiasme santri dan para orang tua santri sangat tinggi untuk bisa belajar di pesantren ini. Apalagi, sejak Ramadhan lalu pendaftaran santri sudah tertutup.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Madrasah Aliyah Putra Usatdz H Iman Fadhlurrohman Lc MA bin Abuya KH Nurul Anwar Lc bin KH Noer Alie dalam sambutanya berpesan kepada seluruh santri supaya tambah semangat dan kencang niat belajarnya. “Tambah termotivasi untuk menimba ilmu supaya harapan abuya bisa mencetak para santrinya bisa go internasional, berharap juga kepada semua guru bisa mengajarkan yang terbaik untuk para santrinya agar bisa menjadi semangat sinergi dua arah yaitu terbaik santrinya dan terbaik gurunya,” katanya.

Ustadz Adjie Nung (UAN) selaku Sekjend KBIH Attaqwa yang juga salah seorang guru di Madrasah Aliyah Attaqwa Putra ikut hadir dalam acara tersebut dan menyebutkan vlog vedionya yang diunggah dalam instagramnya, turut memberikan semangat kepada semua dewan guru yang berjumlah 126 guru laki-laki, 2 guru perempuan. Dia pun memberikan motivasi kepada para santrinya dengan mengatakan : “Ada Tiga Kunci Sukses dalam belajar. Pertama al-Jiddu (Kesungguhan) Allah berfirman : “Dan orang-orang yang berjihad (bersungguh-sungguh) untuk mencari keridhoan kami, benar-benar akan kami tunjukan kepada mereka jalan-jalan kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (Q.S. al-ankabut : 69). Dalam ayat ini sangat memotivasi buat orang-orang yang bersungguh-sungguh, dan berjihad untuk mencari kebenaran dan menyebarkan dakwah, sungguh janji Allah akan menunjukkan kepada mereka jalan kebaikan dan ridho Allah dengan pertolongan dan bantuan-Nya dan siapa yang Allah bersamanya maka tidak ada yang dapat mengalahkan kemutlakan jihad. Dan pada ayat ini mencakup jihad keseluruhanya yakni jihad dengan diri, setan dan musuh-musuh Allah termasuk jihad melawan hawa nafsu, jihad melawan rasa malas dan kejenuhan dalam belajar.”

Syaekh  Imam Sadiduddin As-Syairozi Asy-Syafi’ie menyatakan dalam kitab Taklim Mutaallim : “Kesungguhan akan mendekatkan sesuatu yang jauh dan kesungguhan akan membuka setiap pintu yang tertutup.” Dalam Riwayat lain : “Siapa orang yang sungguh-sungguh  dalam mencari sesuatu niscaya berhasil, dan siapa orang yang terus mengetuk pintu pasti ia masuk.”

Kedua, al-muazhobah (ketekunan). Dalam belajar sangat dibutuhkan ketekunan untuk meraih nilai yang sebaik-baiknya dan merupakan suatu jalan untuk mencapai cita-cita yang gemilang. Ketekunan dalam belajar pula bisa mendapatkan sesuatu yang menjadikan pribadi  yang berguna untuk diri sendiri atau orang lain, prestasi  dalam belajar dapat menuntun untuk menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi, prestasi yang baik juga akan membantu untuk dimasa yang akan datang. Setiap orang yang tekun pasti memiliki berbagai macam cara untuk menggapai cita-citanya. Faktor yang paling mempengaruhi  ketekunan seseorang dalam belajar adalah orang tua, guru, teman dan lingkungan, motivasi yang mendorong  untuk membuat tekun adalah  selalu bekerja keras untuk mencapai sesuatu yang paling diinginkan.

Tekun, kerja keras, ulet, teliti dan istiqomah dalam belajar adalah suatu keharusan yang ada dalam setiap diri seseorang dalam mencapai kesuksesan, karena sukses tidak semudah orang membalik dua telapak tangan, bersusah-susahlah terlebih dahulu pasti akan datang kebahagian dan kesuksesan dan hal ini sudah Allah tegaskan dalam firmanNya : “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan“ (Q.S. al-insyiroh :5)

Ketiga, dzuhimmah (memiliki cita-cita). Perkataan Presiden Pertama Republik Indonesia Ir Soekarno : “Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit, Bermimpilah setinggi langit”. Kata-kata itu beliau tunjukkan untuk membakar semangat kaum muda agar berani bermimpi serta menggapai cita-cita untuk masa depan yang sukses dan gemilang. Cita-cita adalah tujuan hidup sesseorang, hidup tanpa mimpi, tanpa cita-cita dan tanpa obsesi bagaikan orang berjalan tanpa ada tujuan, akan tidak sampai kepada tempat yang dituju, meskipun sampai akan terasa lama sampainya karena akan banyak rintangan yang dilalui, jika terlena dengan rintangan itu maka akan kandas di tengah jalan. Karena itu pula, abuya KH Nurul Anwar Lc selaku guru berpesan : “Bermimpilah kamu karena dengan mimpi itu kamu akan semangat dan bekerja keras untuk mengejar mimpi itu”.

“Sukses itu ada di tangan kita, siapa saja bisa sukses yang penting punya kesungguhan, bekerja keras dan punya obsesi, jangan pernah takut untuk berbuat sesuatu karena sesuatu itu adalah karya dan karya itu akan abadi bsa dikenang sepanjang masa dan bisa menjadi warisan yang bisa dinikmati akan cucu kita untuk dimasa yang akan datang, setiap orang sudah dibekali oleh Allah dengan kelebihan masing-masing, janganlah pernah bilang kita tidak bisa melakukan sesuatu ada pepatah orang barat bilang “You Can If You want”  Kamu pasti bisa jika kamu mau, kemauan salah satu faktor menjadikan kita bisa,” papar Adjie Nung.

Seperti biasa Adjie Nung mengajak kepada semua kuam muslimin menjelang Idul Adha ini untuk bisa  berqurban dan mengeluarkan Wakaf, Zakat, Infaq, dan shodaqoh. Hal itu menandakan kita mempunyai jiwa sosial yang tinggi dan mempunyai keseimbangan hidup.  Seimbang karena kita minta kepada Allah, seimbang karena kita mampu berbagi, karena itu bagi yang memiliki kelebihan harta, ayo keluarkan zakat, infaq dan shodaqohnya.

 

Dalam rangka meningkatkan kebaikan dan amal sholeh serta SEMANGAT BERQURBAN, Yayasan Wafizs Al-Amin Center mengajak kepada semua umat muslimin untuk menunaikan QURBAN, Wakaf, Zakat, Infaq, Shodaqohnya untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan. Untuk itu, mari dukung program-program Yayasan Wafizs Al-Amin Center dengan donasi yng anda salurkan melalui Bank Syariah Mandiri (7117824823) Bank Mandiri (1560014970331) dan Bank BNI (0814106854) a.n. Yayasan Wafizs Al-Amin Center.

Yayasan Wafizs Al-Amin Center juga telah membuka Kantor pelayanan dan penerimaan zakat, infaq, shodaqoh dan dana social lainya di Ruko Prima Orchard Blok C no.06 jl. Raya Perjuangan No.01 Harapan Baru Bekasi Utara, 17123. Tlp. (021) 89234861 dan WA Center (0857 7814 1993). Anda juga bias mengakses website di www.wafizs.com untuk memilih program donasi yang telah tersedia. Ikuti juga social media Yayasan Wafizs al-amin Center : Wafizs Al-Amin Centre (facebook) @wafizs_center (Instagram) wafizs center (youtube). (UAN)

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here