Pemkot Bekasi Tingkatkan Kapasitas dan Kinerja ASN

Read Time1 Minute, 44 Seconds

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bekasi melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) terus meningkatkan kapasitas dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satunya dengan menggelar Uji Kompetensi bagi ASN setingkat eselon II, III, dan IV.

Menurut Kepala BKPPD Karto, melalui Uji Kompetensi dapat dilihat potensi yang dimiliki ASN. Pihaknya juga ingin memetakan kapasitas aparatur yang punya kemampuan dan dibutuhkan untuk melaksanakan program-program kerja Pemerintah Kota Bekasi.Khususnya, kata Karto, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang mendukung pembangunan Kota Bekasi di sektor pendapatan daerah. Uji kompetensi ini sendiri, lanjut Karto, didasari adanya instruksi Walikota Bekasi Rahmat Effendi.

“Kita sudah lakukan uji kompetensi dari mulai eselon dua, tiga dan empat. Kita lakukan secara bertahap. Yang sudah kita lakukan uji kompetensi untuk eselon dua dan tiga, namun masih bertahap karena jumlahnya sangat banyak dan tenaga penguji kita terbatas,” kata Karto kepada Koran Bekasi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/7).

Tentunya lewat uji kompetensi, kata dia, dapat dilakukan secara bertahap kepada seluruh pegawai yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Sehingga seluruh pegawai dapat dipotret dan disusun profil kompetensinya secara menyeluruh.

Melalui uji kompetensi pihaknya juga bisa melihat kemampuan dan integritas kerja ASN dari hasil ujian. Dan nantinya hasil tersebut akan diserahkan dan menjadi rekomendasi Walikota Bekasi untuk ikut membantu menjalankan kebijakan-kebijakan Pemerintah Kota Bekasi kedepan.

“Kita juga lihat dari karakter habit bekerja dan kejujur ASN. Sehingga nantinya program-program yang sudah dilakukan oleh Walikota bisa berjalan. Dari dasar itu rencana kerja walikota bisa bergerak cepat. Apalagi walikota maunya ASN yang bekerja all out dan think out off the box. Dimana saja bisa bekerja dan serba bisa. Kalau dibilang ASN paripurna,” jelas Karto.

Dengan uji kompetensi pihaknya juga bisa melihat kemampuan yang dimiliki ASN yang ada di sturktural.

“Kalau sudah kita lakukan uji kompetensi, ASN yang punya golongan tinggi tapi masih jadi pelaksana, bisa kita lihat kenapa ASN tersebut tidak dipromosikan. Kalau kita lihat dia punya kemampuan yang bagus ya kita rekomendasikan ke Walikota. Saya berharap seluruh pegawai senantiasa meningkatkan kompetensi diri. Sehingga menjadi aparatur yang kompetitif dan berkinerja tinggi. Serta memiliki zona integritas di lingkungan kerja masing-masing pegawai,” tutup Karto. (ADV/BKPPD)

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close