MENTERI Hukum dan HAM (Menkumham) RI
Yasonna Laoly mengapresiasi kinerja Walikota Bekasi Rahmat Effendi yang telah berhasil membangun kantor Imigrasi Kelas II Non TPI di Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Apresiasi itu disampaikan saat melakukan peresmian penggunaan kantor, Rabu (10/7).

Pada acara peresmian tersebut hadir juga Dirjen Kemenkumham RI, Sekjen Kemenkumham RI, Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto, Sekretaris Daerah Jawa Barat, Dandim 0507/BKS, Kepala Kantor Imigrasi Kota Bekasi, beserta para pimpinan OPD Kota Bekasi.

Dalam sambutannya, Menkumham RI sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Bekasi dan berterimakasih atas dukungan Walikota Bekasi dalam pembangunan tersebut. Ia juga menceritakan terkait proses panjang berdirinya Kantor Imigrasi.

“Saya sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Kota Bekasi, terutama sangat berterimakasih atas dukungan Pak Wali. Tentunya ini melalui proses yang sangat panjang, tetapi dengan adanya pemikiran think out of the box dari pak Wali maka gedung baru ini bisa terwujud, ” kata Menkumham RI.

Awalnya, kata Menkumham, Rahmat Efendi meminta izin untuk memecahkan permasalahan sama seperti yang telah dilaporkan kepada Kepala Dirjen Imigrasi yakni mengenai permasalahan yang ada. Jika ditafsir tanah yang akan dibangun untuk kantor tersebut kepemilikannya dari Kementrian, namun dari proses pembangunannya menggunakan Anggaran Pemerintah Kota Bekasi dan timbul permasalahan di Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 13 yakni mengenai tata kelola keuangan.

“Maka dari itu dari Pemerintah Kota Bekasi meminta izin agar dari Dirjen Imigrasi dan Menkumham bisa dibuat kesepakatan dengan Mendagri terkait Permendagri No 13, agar tidak terjadi kekeliruan kedepannya. Dan saat itu saya selaku Menteri Hukum dan HAM langsung memberikan jawaban terkait komunikasi dengan Mendagri, langsung dibuatkan surat dan dikomunikasi agar proses tersebut berjalan lancar dan pembangunan kantor bisa di mulai,” jelas Menkumham RI.

Tak lupa Ia juga berpesan agar Kantor Imigrasi bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kota Bekasi.

“Wajib memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Bekasi, karena ini semua bisa terwujud berkat pajak dari masyarakat Kota Bekasi. Ini harus dijaga baik-baik, gedung yang bagus dan ini bisa dibilang termegah yang ada di Indonesia,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama Walikota Bekasi Rahmat Efendi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Menteri Hukum dan HAM sekarang sangat berpikiran Think Out of The Box sesuai Role Model. “Hari ini tidak hanya gedung yang baru, tapi pelayanan yang prima. Saya berterima kasih atas partisipasi Imigrasi dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Sepanjang hal itu dilakukan dengan niat ikhlas dan dijalankan sesuai ketentuan, Insya Allah akan berjalan maximal,” ujar Rahmat Effendi.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan juga penyerahan Paspor Online secara simbolis oleh Menkumham kepada pemohon paspor atas nama ; 1. Denny Herdi, 2. Widya Inneke Sarsika, 3. Amira Cusda, serta Penyerahan Sertifikat Kekayaan Intelektual Hak Cipta, jenis ciptaan program komputer yaitu Aplikasi Satpam Online oleh Menteri Hukum dan HAM kepada Walikota Bekasi atas nama Pemegang Hak Cipta Rachmat Pramukty (warga Bekasi) dan Penyerahan Sertifikat Industri Mesin Cetak Sample Material Gigi Berbentuk Silindris jenis ciptaan konfigurasi kepada Dr Ir Doddy Prayitno dan Rosalina Tjandrawinata (warga Bekasi).

Untuk diketahui, kantor Imigrasi ini terletak di Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi. Pembangunannya dimulai pada tahun 2017 di atas tanah seluas 5.020 M2 dengan pembiayaan APBD Kota Bekasi total Rp31,8 miliar. (hms/gar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here