SETELAH sempat mendapat rintangan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bekasi untuk tidak bergabung ke Partai PDI Perjuangan, jalan Tri Adhianto untuk merebut kursi nomor satu partai moncong putih tetap terbilang mulus. Hal itu pun dianggap biasa-biasa saja oleh Ketua PDM Kota Bekasi Soekandar Ghazali.

Ia menilai langkah politik Wakil Walikota tersebut merupakan hak politiknya untuk masa depannya.

“Ya biasa-biasa saja kalau kata orang Bekasi, bilang mah apa mau dikata. Memang sudah begitu pilihannya. Kita tidak bisa menghalang-halangi Pak Tri soal jangkauan ranah politik masa depan Pak Tri. Walaupun dicegah Muhammadiyah untuk tidak bergabung ke PDIP ya susah juga. Tapi biasanya sih hanya ramai sehari dua hari saja. Saya lihat di grup Muhammadiyah juga biasa-biasa saja,” kata Soekandar saat dihubungi Koran Bekasi, Senin (15/7).

Soekandar juga sempat memberikan masukan kepada Tri pasca terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bekasi. Ia meminta Tri untuk bisa mewarnai nila-nilai di Partai PDI Perjuangan dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat.

“Kita hanya sekedar saran, dengan diamanahkannya sebagai Ketua PDIP tetap menjaga sisi akhlaktul kharimah sebagai sosok seorang muslim. Dimanapun dia berkiprah, di satu sisi punya kepentingan untuk memajukan karirnya di politik maka tentunya tidak bisa dipisahkan sebagai seorang muslim yang harus mampu mewarnai PDIP sehingga punya nilai kekhususan. Jadi jangan terbalik, Pak Tri yang begitu polos jadi malah yang diwarnai oleh PDIP. Tapi saya ingin beliau yang mampu mewarnai nilai partai PDIP dalam semua aspek kehidpan,” tegasnya.

Soekandar juga meminta Tri untuk bisa menjalin komunikasi politik lintas partai. Selain itu ia berharap Tri tidak menghilangkan nilai-nilai keislaman dalam berpolitik.

“Jangan hanyut oleh PDIP-nya, tapi bagaimana membuat PDIP nyaman ke Mas Tri-nya dan PDIP-nya. Dan bagaimana supaya mampu menciptakan suatu rasa simpatik umat secara keseluruhan. Bernuansa keislaman dan mampu membawa komunikasi dengan semua partai politik supaya selalu kondusif,” tutup Soekandar. (jim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here