Riki Gagal, Jabar Kehilangan Tiket PON 2020 Nomor 110 Meter Gawang Putra

0
59
Ilustrasi lari gawang (NET)

Jawa Barat kehilangan tiket nomor 110 meter gawang putra untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 setelah Riki Wibowo tidak berhasil finis. Dia terjatuh tepat di gawang terakhir pada babak final nomor tersebut di Kejurnas Atletik U-18, U-20, dan Senior yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (4/8).

Kegagalan tersebut disayangkan Riki. Sebab, sejak start hingga gawang ke-9, dirinya berada di posisi kedua setelah Rio Maholtra asal Sumatera Selatan.

Rio merupakan pemegang rekornas senior untuk nomor tersebut. Lompatannya yang tidak sempurna di gawang terakhir pada 10 meter jelang garis finis, membuat Riki akhirnya jatuh tersungkur. Dia pun mengalami luka lecet yang lumayan parah di bahu dan lutut kirinya.
Riki tetap masuk finis, namun dengan dipapah. Jatuhnya dia membuat catatan waktu yang dihasilkan cukup jauh dari limit PON yakni 32,27 detik. Limit PON untuk nomor ini adalah 14,80 detik.

Menurut Riki, ketidakberhasilan dirinya ini bukan karena hilang konsentrasi. Namun, lebih kepada terbawa pace (kecepatan) lawan.
“Jadi bukan karena terbayang harus lolos limit PON, tapi lebih karena terbawa pace lawan. Karena lawan, Rio, pemegang Rekornas. Dia pacenya kencang, hingga tidak terkejar. Jadi sebelum masuk gawang terakhir, saya kakinya sudah masuk duluan makanya jatuh. Kaki kiri nyangkut di gawang ke-10,” tuturnya usai lomba.

Kejadian ini, katanya, seperti mengulang kejadian pada Kejurnas 2013 lalu. Saat itu dia juga di posisi kedua di belakang Rio, dan terjadi kejadian yang sama yakni kakinya yang tersangkut. Sebenarnya target Riki hanya lolos limit PON. Dia menargetkan masuk finis dengan waktu 14,50 detik atau 14,60 detik. Sayangnya dia tidak punya kesempatan lagi untuk bisa mendapatkan tiket PON Papua, karena pelari asal Kuningan ini hanya turun di nomor 110 meter saja.

Di nomor ini, Rio jadi yang tercepat dengan waktu 14,11 detik dan berhak atas medali emas. Catatan waktunya masih jauh dari rekornas atas namanya sendiri yang dibuat pada saat semifinal Asian Games 2018 dengan 14,02 detik.

Medali perak di nomor ini direbut oleh Ghanes Bagus Pandega dari Jawa Timur dengan waktu 14,62 detik. Jatim juga menyabet medali perunggu di nomor ini lewat Haris Halim Setiadi 14,87 detik.(PR/zas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here