Berwudhu Kunci Haji Mabrur (Habis)

Read Time3 Minutes, 15 Seconds

Mereka berkata, ‘Iya benar’. Beliau bersabda, Mereka akan datang dengan warna putih di tubuhnya akibat dari bekas wudhu dan aku menuntun mereka ke kolam. Begitulah Rasulullah mengetahui umatnya dari kaum-kaum lainnya, seperti kaum Nabi Musa, Isa, Nuh, dan Ibrahim.

Bahkan dengan takutnya ia berwudhu dengan air dingin pada cuaca yang amat dingin. Kemuliaan orang-orang yang bersuci dikatakan oleh Rasulullah SAW dalam salah satu hadist dari Abu Malik al- Asy’ari. ‘Rasulullah bersabda: Bersuci itu separuh dari iman. Alhamdulillah memenuhi timbangan. Subhanallah dan Alhamdulillah memenuhi antara langit dan bumi. Shalat itu cahaya. Sedekah itu petunjuk. Kesabaran itu lentera. Dan, Alquran itu bukti (dalil) untukmu atau atasmu. Setiap orang pergi menjual dirinya, ada yang melepaskannya ada juga yang mengurungnya.” (HR Muslim).

Rugi rasanya jika hari-hari kita tidak dibiasakan selalu berwudhu karena dahsyatnya manfaat wudhu, bahkan suatu ketika Syeikh Muhamad Mutawalli Asysya’rawi pengarang Tafsir Assya’rawi ditanya dalam fatwanya. Apakah nanti kita di dalam syurga masi BAB dan Pipis lagi? Beliau menjawab: “BAB dan pipis itu najis dan didalam syurga semuanya suci tidak ada yang bernajis”.

Jelas sangat selektif sekali untuk bisa masuk syurga harus benar-benar terjaga kesuciannya, terutama bagi para jamaah yang sedang melaksanakan ibadah haji, selalu berwudhu itu satu keharusan, karena sulit dan jauhnya toilet-toilet Masjidil Harom. Jika kita siap siaga dengan wudhu, kapan saja ada waktu shalat datang, maka langsung kita takbir ikut imam untuk melaksanakan shalat dan thawaf. Ada peribahasa jangan sampai kita termasuk orang yang termiskin di dunia, wudhu saja kita tidak punya apalagi uang.

Kelima, begitu pentingnya wudhu sehingga membuat semua ulama imam empat madzhab mengawali penulisan kitab-kitab fiqih mereka dengan Bab Thoharoh (bersuci). Ini artinya bersuci syarat utama sahnya ibadah seseorang.

Semua sudah diatur dengan teliti dan rapih cara-cara bersuci dengan baik dan benar, mulai dari bangun tidur sampai naik ke tempat tidur lagi, ada aturan bersuci supaya semua aktifitasnya bernilaikan ibadah.

Contoh saat mau berhubungan intim suami isteri saja harus diawali dengan berwudhu karena ittiba’urrasul (mengikuti cara Nabi) dengan niat agar anak yang sedang diproses ini kelak menjadi anak yang selalu patuh dengan aturan Allah dan Rasul-Nya.

Begitu juga saat pelaksanaan thawaf bersentuhan dengan lawan jenis laki-laki dan wanita berbaur jadi satu seringnya bersentuhan yang menurut mazdhab imam Syafi’ie sengaja atau tidak sengaja maka batal wudhunya. Maka kita bisa ambil pendapat imam madzhab Imam Hanafi yang tidak batal saat bersentuhan dengan laki-laki dan wanita tapi harus diikuti juga cara berwudhunya Imam Hanafi ini yaitu dengan mengusap semua rambut bagian kepala mulai diletakkan tangan di atas ujung kepalanya terus ditarik sampai kebelakang kepalanya.

Cara ini juga ternyata sangat layak dan sangat baik jika dilakukan oleh setiap jamaah haji yang menderita penyakit tekanan darah (hipertensi) atau darah rendah, maka usaplah kepalanya saat berwudhu dengan cara seperti ini akan normal kembali.

Seperti biasa, UAN pun selalu mengajak kepada semua kuam muslimin menjelang Idul Adha ini untuk bisa BERQURBAN dan mengeluarkan Wakaf, Zakat, Infaq dan shodaqoh. Hal itu menandakan kita mempunyai
jiwa sosial yang tinggi dan mempunyai keseimbangan hidup. “Seimbang karena kita minta kepada Allah,
seimbang karena kita mampu berbagi, karena itu bagi yang memiliki kelebihan harta, ayo keluarkan zakat,
infaq dan shodaqohnya.”

Dalam rangka meningkatkan kebaikan dan amal sholeh serta SEMANGAT BERQURBAN, Yayasan Wafizs Al-Amin Center mengajak kepada semua umat muslimin untuk menunaikan QURBAN, Wakaf, Zakat, Infaq, Shodaqohnya untuk
membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan. Untuk itu, mari dukung programprogram
Yayasan Wafizs Al-Amin Center dengan donasi yng anda salurkan melalui Bank Syariah Mandiri
(7117824823) Bank Mandiri (1560014970331) dan Bank BNI (0814106854) a.n. Yayasan Wafizs Al-Amin Center.

Yayasan Wafizs Al-Amin Center juga telah membuka Kantor pelayanan dan penerimaan zakat, infaq,
shodaqoh dan dana sosial lainnya di Ruko Prima Orchard Blok C no.06 jl. Raya Perjuangan No.01 Harapan
Baru Bekasi Utara, 17123. Tlp. (021) 89234861 dan WA Center (0857 7814 1993). Anda juga bisa mengakses
website di www.wafizs. com untuk memilih program donasi yang telah tersedia. Ikuti juga social media
Yayasan Wafizs al-amin Center : Wafizs Al-Amin Centre (facebook) @wafizs_center (Instagram) wafizs center
(youtube). (UAN)

0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close