Gantikan Zulkah, Dimos Syamsuddin Jadi Ketua Pergatsi

0
32
Musyawarah Pergatsi (KOBEK)

PERSATUAN Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Kota Bekasi melaksanakan musyawarah tingkat kota untuk melangsungkan pemilihan ketua baru menggantikan ketua sebelumnya, Zulkah Hidayah yang telah habis masa kepemimpinannya sejak Februari 2019.

Dalam musyawarah yang digelar di Aula Gedung KONI Kota Bekasi, tiga klub yang telah terverifikasi menjadi voter Muskot Pergatsi Kota Bekasi, sepakat menunjuk Dimos Syamsuddin yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Binpres Pergatsi Kota Bekasi periode 2015 – 2019 menjadi Ketua Pergatsi Kota Bekasi periode 2019 – 2023 secara aklamasi.

Ketua I KONI Kota Bekasi Ubaidillah yang membuka musyawarah Pergatsi menyatakan bahwa prestasi yang sudah dicapai harus dapat ditingkatkan menyongsong Porda XIV Jabar.

“KONI Kota Bekasi akan selalu mendorong dan mendukung seluruh pengcab olahraga Kota Bekasi melakukan pembinaan atlet-atletnya secara berkesinambungan dan berkelanjutan karena KONI memiliki tanggung jawab dan target yakni masuk ke tiga besar Porda XIV 2022 mendatang setelah berhasil masuk dalam urutan lima besar Porda 2018 lalu,” ucap Ubaidillah.

Selain itu Ubaidillah juga berpesan kepada ketua Pergatsi Kota Bekasi yang anyar untuk selalu fokus dan punya rasa memiliki untuk mengurus pembinaan prestasi para atlet-atletnya dalam empat tahun mendatang.

“Butuh perjuangan dan pengorbanan untuk membina prestasi olahraga, selain pengorbanan waktu dan tenaga, ketua baru harus tetap konsisten dan bersemangat mencapai prestasi-prestasi ke depannya karena pasti di daerah lain akan berlomba-lomba juga untuk meraih posisi prestise di Porda Jawa Barat mendatang,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Ketua Pergatsi terpilih Dimos Syamsuddin menjelaskan misi besarnya yang telah menargetkan raihan lima medali emas di Porda XIV Jabar mendatang setelah pada Porda Jabar 2018 silam, cabornya hanya mendapat satu perak dan satu perunggu.

“Untuk awal kami akan fokus mencari bibit atlet usia dini, kami akan mulai membina atlet dari usia 13 tahun, nantinya selama dua tahun akan terlihat kemampuan atlet dan pencocokan nomor-nomor pertandingan yang jumlahnya mencapai 11, di samping itu atlet-atlet senior juga akan kami manfaatkan betul kemampuannya karena terbilang sudah memiliki jam terbang yang cukup untuk membela Kota Bekasi,” tutur Dimos. (zas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here