PT SEIV Indonesia yang berkantor pusat di Tangerang dan kantor cabang di Jalan Telkom No.174 Kelurahan Pedurenan, Mustika Jaya, Bantar Gebang, Kota Bekasi, mengadakan lomba cat perahu nelayan di Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Sabtu (17/8).

Lomba untuk menyemarakkan HUT RI ke-74 ini digelar untuk membantu para nelayan. Dihadiri unsur Muspida, mulai dari camat Muara Gembong, Kapolsek, perwakilan Koramil, Kepala Desa serta masyarakat Desa Pantai Mekar.

Camat Muara Gembong Juanefi mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar PT SEIV Indonesia dalam memperingati Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2019.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Alhamdulilah PT SEIV Indonesia bisa ikut berpartisipasi memperingati Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2019. Saya ucapkan terimaka!sih, apalagi sampai ada lomba cat perahu. Untuk lebih meriah kalau bisa gabung di tingkat kecamatan agar semua masyarakat tahu,” ujar Juanefi kepada Koran Bekasi, Sabtu (17/8).

Ucapan terima kasih juga disampaikan Kapolsek Muara Gembong AKP Saiful Anwar. Menurut dia, PT SEIV Indonesia telah mendukung program nelayan demi kemajuan masyarakat Muara Gembong sebagai liding sektornya nelayan dan petani.

“Kurang lebih empat ratus meter dari sini ada tempat wisata namanya Muara Jaya dan taman wisatanya. Tolong nantinya dipromosikan juga supaya wisatawan datang kesini sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita,” pesan Saiful Anwar.

Dia juga berharap agar kegiatan seperti ini dilaksanakan setiap tahun oleh PT SEIV Indonesia, dengan harapan tahun depan bisa lebih meriah lagi.

Yudi perwakilan dari Koramil Muara Gembong mengaku akan selalu memberikan suport apabila PT SEIV Indonesia menggelar acara serupa di tahun berikutnya.

“Mudah-mudahan kreativitas ini bertambah, mungkin tahun depan saya berharap rumah warga dicat warni-warni jadi kampung pelangi. Sangat diharapkan inovasi-inovasi seperti ini, mudah-mudahan semua bisa memajukan masyarakat Muara Gembong,” ungkapnya.

Kepala Desa Pantai Mekar Dahlan dalam sambutanya menyampaikan puji syukur Alhamdulilah karena bisa hadir dalam acara perlombaan yang dilaksanakan oleh PT SEIV.

“Kami ucapkan terimakasih banyak, karena PT SEIV Indonesia telah mendukung dalam pemberdayaan masyarakat kita khususnya dusun satu dan dusun dua. Dengan adanya kegiatan perlombaan Cat Perahu yang sudah ke dua kalinya dilaksanakan, kepedulian perusahaan kepada kita bisa menjadi motivasi kedepannya agar para nelayan semakin sukses dan mendapatkan hasil yang banyak,” katanya.

Dahlan juga menambahkan, dengan semua yang telah diberikan oleh pihak perusahaan, perangkat desa seluruh masyarakat sangat berterimakasih, kiranya perusahaan juga semakin sukses lagi kedepanya.

“Secara pribadi dan sebagai kepala desa, saya sangat mendukung program yang diadakan PT SEIV Indonesia, karena ini sebuah motivasi sekaligus edukasi untuk warga masyarakat Pantai Mekar yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai nelayan,” ujarnya.

Kepedulian perusahaan kepada para nelayan, kata dia, sangat membantu dengan kualitasnya sudah terbukti awet di air dan didarat. Artinya, catnya sudah teruji.

Taryono salah seorang warga RT 03/05 Desa Pantai Mekar juga menyampaikan terima kasih atas terlaksananya kegiatan ini. Sebagai nelayan, dia mengaku sangat diringankan ekonomi, apalagi ditambah dengan adanya bonus.

“Perahu punya saya sudah dihias ada di dermaga tinggal penilaian, kalau tahun kemarin yang juara bukan saya, bentar lagi tinggal nunggu penilaian,” katanya.

Regional Manager PT SEIV Indonesia Jhoni Wahyudin mengakui, untuk lomba mengecat perahu saat ini warga terlihat sangat antusias menyambut kegiatan ini. Menurut dia, perusahaanya mempunyai produk yang bisa bersinergi dengan para nelayan, terutama dalam hal perawatan melalui pengecatan.

“Karena PT SEIV Indonesia memproduksi beraneka macam cat, khususnya untuk interior dan exterior juga cat kapal dan besi tempa. Kebetulan nelayan disini banyak mengunakan cat kayu besi dan flinkote agar perahu mereka tahan lama dan tidak bocor,” jelas Jhoni.

Selama ini pihaknya telah berhasil mendapatkan sertifikat dari Museum Rekor Indonesia (MURI) internasional dalam kategori lomba pengecatan kapal nelayan terbanyak.

“Kami memulai kegiatan di Cilincing dari tahun 2017 dan hingga Desember 2018 sudah mengecat 1.860 perahu nelayan.
Tujuanya memang kita punya produk yang cocok dengan para nelayan. Kita sudah coba dengan anti lumutnya dan anti bocor itu mereka buktikan dan dipakai terus,” ujar Jhoni.

Menurutnya, acara ini berkesinambungan dan tahun depan juga akan tetap dilaksanakan lagi. Untuk masukan pengecatan gapura,rumah dan bangunan lainya, katanya, sudah dilakukan di Cikarang.

“Kita sudah kerja sama dengan developer untuk pengecatan dan disini mudah-mudahan untuk tahun depan kita lakukan pengecatan rumah warga,” tutur Jhoni (pir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here