Truk Bertonase Besar Bikin Semrawut dan Macet Jalur Utama Kota Bekasi

0
144
Ilustrasi truk bertonase besar lewat jalan di Bekasi (KOBEK)

Kalau macetnya lalu lintas jadi patokan akan laju perjalanan roda perekonomian, saya pikir tidak juga ya. Apalagi, kemacetan itu disebabkan lalu lalangnya dengan bebas truk-truk container bertonase besar.

Kemacetan ini semakin hari semakin terlihat di jalur-jalur protokol Kota Bekasi, dimulai dari bundaran Kota Harapan Indah menuju Jalan Sultan Agung, kemudian mengarah ke Jalan Sudirman dan masuk ke Jalan Ahmad Yani.

Setiap saat kita harus selalu berjibaku dan berebut jalan dengan kontainer atau truk-truk bertonase besar. Kalau dibilang ini bukti hidunya roda perekonomian, saya bilang salah besar.

Justru kemacetan yang ditimbulkannya mulai Jalan Layang Kranji menuju Jalan Sudirman itu, menghambat laju perekonomian. Buktinya, gara-gara kemacetan pada Senin kemarin di Jalan Sudirman Kota Bekasi, saya batal bertemu dengan mitra usaha.

Selain itu, bagaimana mau dibilang laju perekonomian meningkat, lho wong itu truk-truk cuma numpang lewat dari Kota Bekasi kok? Malah membuat sejumlah ruas jalan mulai bergelombang. Bagaimana Pemkot Bekasi? Masihkan dibiarkan terus truk-truk bertonase besar ini bikin semrawut dan macet Kota Bekasi? Mohon jadi perhatian. (Retno, Kota Harapan Indah, Kota Bekasi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here