BUPATI Bekasi Eka Supria Atmaja meminta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Bekasi selalu kompak dengan kepala desa (Kades) dalam membangun desa. Permintaan itu disampaikan saat mengukuhkan Forum BPD Kabupaten Bekasi periode 2019-2025 di Gedung Wibawa Mukti Cikarang Pusat, Rabu (28/8).

Menurut Bupati Bekasi, pembangunan 180 desa yang ada di 23 kecamatan Kabupaten Bekasi, akan berjalan baik dan maju jika pemerintah desa dan BPD selalu kompak. Sebab, jika kedua lembaga pemerintahan desa ini berbenturan, maka akan berimbas terhambatnya roda pembangunan desa.

“BPD dan Kades harus menjadi satu kesatuan dalam membangun desanya masing-masing. Jangan jalan sendiri-sendiri, karena akan berimbas pada pembangunan desa,” tegas Eka.

Sebagai unsur pemerintahan desa, katanya, BPD adalah mitra kerja kepala desa dalam menyukseskan program pembangunan di desa. Maka itu, keduanya harus bisa membangun komunikasi yang harmonis dan bersinergi dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Sebagai mitra pemerintah desa, BPD juga merupakan salah satu unsur penyelenggara pemerintahan desa, sehingga wajib menjalin kerja sama yang baik dengan kepala desa dalam membangun desanya,” ujarnya

Eka berharap, melalui pembinaan atau pelatihan akan memposisikan BPD dan kepala desa menjadi satu kesatuan utuh. Sehingga dengan demikian terbangun komunikasi antara BPD dan kepala desa yang nantinya kompak, sehingga terbentuk sebuah pedoman dan regulasi dalam membangun desa. 

“Dengan demikian antara BPD, kepala desa mempunyai tangungjawab masing-masing dalam menjalankan roda pemerintahan di setiap desa. Jadi diharapkan BPD membuat regulasi agar nantinya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya. (Adv/Pir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here