Bupati Setujui Tuntutan Bidan dan Dokter PTT Masuk Usulan CPNS

0
63
Bidan dan dokter PTT di Kabupaten Karawang (KOBEK)

Setelah sekian lama statusnya tidak jelas terhitung 7 tahun mengabdi, akhirnya bidan dan dokter PTT (Pegawai Tidak Tetap) di Kabupaten Karawang sedikit bisa bernafas lega.

Pasalnya, tuntutan mereka untuk masuk usulan CPNS dengan formasi khusus ditandatangani Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana pada 27 Agustus 2019.

Diketahui, ada sekitar 140 bidan dan 30 dokter PTT yang tergabung dalam Forum Bidan dan Dokter (Forbidok) PTT Karawang dalam rekomendasi usulan CPNS yang ditandatangani Bupati Cellica tersebut.

“Kami mengucapkan rasa terima kasih yang cukup begitu besar atas selesainya surat rekomendasi bupati yang diajukan Kepala Dinas Kesehatan Karawang, mengenai status kerja bidan dan dokter PPT Karawang. Hal ini menunjukan dukungan yang nyata dan doa yang begitu besar dari pejabat Karawang terhadap Forbidok Karawang,” kata Ketua Forbidok Karawang, Hesti Setianti, dalam rilisnya kepada media, Senin (2/9).

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua Forbidok Karawang, dr. Oma Sutisna menjelaskan, rekomendasi dari Bupati Cellica ini akan disampaikan ke Kemenpan RB, untuk kemudian dijadikan bahan pertimbangan pengangkatan bidan dan dokter PTT Karwang untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Menurutnya, langkah yang dilakukan Forbidok Karawang ini juga akan menjadi ‘Mercusuar’ bagi bidan dan dokter PTT di kabupaten/kota lain untuk memperjuangkan statusnya.

“Ini merupakan mercusuar bagi bidan dan dokter PTT di luar Karawang. Karena jangan sampai pengabdian bidan dan dokter PTT yang sudah lama tidak dihargai. Alhamdulillah, di Karawang sendiri bupatinya respon. Rekomendasi ini akan jadi bahan pertimbangan kami untuk kemudian diajukan ke Kemenpan RB,” papar Oma Sutisna.

Dalam perjalanan untuk memperjuangkan peningkatan status (dari honorer ke PNS) di Kemenpan RB, sambung dr. Oma, selama ini Kemenpan RB selalu bertanya balik kepada Forbidok mengenai ada atau tidaknya dukungan dari pemerintah daerah. Sehingga rekomendasi yang dikeluarkan Bupati Cellica ini akan sangat berguna bagi Forbidok dalam ajuannya ke Kemenpan RB.

Terlebih di Karawang sendiri, tenaga bidan, dokter gigi dan dokter umum sangat dibutuhkan di setiap Puskesmas yang tersebar di Karawang. “Secepatnya akan kami sampaikan rekomendasi bupati ini ke Kemenpan RB. Doakan saja sama temen-temen, mudah-mudahan perjuangan ini cepat membawakan hasil yang baik. Karena biasanya jalur khusus ini tanpa testing lagi,” kata dr. Oma.

“Doakan saja oleh semuanya. Karena kita meyakin perubahan nasib suatu kaum tergantung dari usaha kaum itu sendiri. Makanya perjuangan ini tidak selesai sampai di sini saja,” pungkas dr. Oma. (Fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here