Oleh Ustadz Adjie Nung

PAGI hari selesai sholat subuh berjamaah di Masjid Nabawi, saya langsung meluncur berziarah ke maqam Rosululloh, Abu Bakar dan Umar bin Alkhottob, lalu melanjutkan ziarah ke pemakaman yang sangat dicintai Nabi SAW. Sehingga Nabi SAW menjadikannya sebagai pekuburan kaum muslimin, ditambah lagi pemilihan pemakaman baqi merupakan perintah Allah SWT kepada Nabi Muhamad SAW. Hadist dari Abu Rafi, ia berkata Rasulullah SAW meminta kepada para sahabatnya sebuah pekuburan untuk memakamkan orang yang telah meninggal. Beliau meminta sebuah tempat di pinggir Kota Madinah.

Beliau bersabda, ‘Aku diperintahkan memilih tempat ini’. Yaitu Baqi’. Allah memerintahkan Rasulullah untuk menjadikan Baqi’ sebagai pekuburan kaum muslimin. Dan termasuk di antara keutamaan Baqi’ adalah Rasulullah berjanji untuk menziarahinya. Disamping itu pemakaman ini persis berada di sebelah timur dari rumah Nabi SAW yang sekarang menjadi maqamnya. Itu rumah Nabi, itu juga kuburan Nabi sehingga dalam sebuah riwayat disebutkan Rosul: “Siapa yang datang menziarahi kuburanku maka ia telah datang menziarahi ku waktu aku masih hidup”.
Baqi disebut juga dengan nama lain “Jannatul Baqi” (Syurga Baqi) dan yang sering disebut dengan panggilan Baqi’ Al-Ghargad yaitu perkebunan yang terdapat banyak pohon berduri yang sangat besar adalah merupakan tempat pemakaman utama di Kota Madinah, salah satu pemakaman yang termasyhur dalam sejarah islam karena terdapat sekitar 10 ribu sahabat, Keluarga dan orang-orang dekat Nabi SAW dikuburkan di sini, sehingga ini yang menyebabkan Baqi’ dimuliakan.


Baqi’ memiliki luas sekitar 138 ribu meter persegi dan sudah dipagar tembok megah dengan jeruji besi yang kokoh. Bagi kaum laki-laki dibebaskan masuk ke kawasan pekuburan ini. Biasa dibuka mulai selesai sholat shubuh sampai pukul 09.00 pagi, dan dibuka kembali setelah sholat ashar sampai pukul 17.00 sore mejelang sholat maghrib. Bagi wanita dibolehkan ziarah dari luar tembok jeruji besi itu.Sejak zaman Rosululloh SAW hingga saat ini Baqi’ adalah tempat dimakamkannyan para sahabat dan tabi’in, diantaranya kholifah Utsman bin Affan, para istri Rosul yaitu Siti Aisyah, Ummi Salamah, Juwairiyah, Zainab, Hafsah binti Umar bin alkhottob, Mariyah alqibthiyah, serta putra putri Rosul diantaranya Ibrahim, Siti Fatimah, dan Ummu Kulsum, juga maqam Ruqayyah dan Halimatus Sa’diyah; ibu susuan Rosululloh, kecuali istri pertama Rosul yaitu Siti Khodijah dimaqamkan di daerah Ma’la Makkah. Sahabat pertama yang dimakamkan di sini adalah Utsman bin Ma’zhum dari kalangan Muhajirin, Abu Umamah, Hasan bin Zararah dari kaum Ansar, juga dimakamkan ulama tabi’in alkubra Imam Nafi (guru Imam Malik bin Anas).
Saat saya memasuki areal Baqi’ dan membacakan doa yang masyhur yang biasa dibaca para peziarah Allahummaghfir liahlil ghorqod “Ya Allah Ampunilah Dosa semua penghuni Baqi’ ini” bahwa mengingatkan saya akan kematian karena kita pasti akan seperti ini masuk ke dalam liang lahad. Timbul banyak pertanyaan, apakah kuburan kita seindah taman syurga, apakah amal kita akan menemani kita, seberapa banyak orang yang akan menziarahi dan mendokan dikuburan kita, apa tetangga kuburan kita orang baik atau sebaliknya.

Pesan Rosululloh SAW. “كَفَى بِالْمَوْتِ وَاعِظًا
“Cukuplah kematian sebagai pemberi nasehat.” yang pasti dengan kita berziarah akan mengingat kematian karena orang yang selalu ingat dengan mati termasuk orang paling cerdik. Nabi SAW pernah ditanya “Siapakah yang paling cerdik dari kalangan kaum mukminin?”

Beliau menjawab,
أَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَأَحْسَنُهُمْ لِمَا بَعْدَهُ اسْتِعْدَادًا أُولئِكَ الْأَكْيَاسُ
“Orang yang paling banyak mengingat kematian dan paling baik persiapannya untuk setelah kematian. Mereka itulah orang-orang yang cerdik.” [Shahīh at-Targhīb wa’t Tarhīb). Karena sesungguhnya kuburan itu merupakan tempat pertama dari akhirat. Jika seseorang selamat darinya, maka yang berikutnya akan lebih mudah. Namun jika ia tidak selamat, maka yang berikutnya akan lebih keras lagi.
Karena kematian itu bagian dari rahasia Allah, tidak ada yang tahu kapan dan dimana seseorang wafat, husnul khotimakah atau su’ulkhotimah. Karena itu boleh kita berdoa dan minta kepada Allah untuk mati dalam keadaan Muslim, dalam lingkaran agama Allah, dikumpulkan dengan orang-orang sholeh dan dikuburkan di tempat yang baik seperti di tanah Madinah ini. Seperti sabdanya Rosululloh SAW.
مَنْ اسْتَطَاعَ أَنْ يَمُوتَ بِالْمَدِينَةِ فَلْيَمُتْ بِهَا فَإِنِّي أَشْفَعُ لِمَنْ يَمُوتُ بِهَا
“Barangsiapa yang ingin mati di Madinah, maka matilah disana. Sesungguhnya aku akan memberi syafa’at bagi orang yang mati disana”. [HR Ahmad & Tirmidzi). Dalam riwayat lain Nabi SAW bersabda : “Sekiranya terdapat dalam kalangan kamu yang terpilih meninggal dunia di Madinah (Tanah Suci), maka bergembiralah. Sesungguhnya siapa yang terpilih (oleh Allah) untuk mati di Madinah, Aku akan menjadi saksi dan syafaat untuknya pada hari kiamat kelak.” (Riwayat al-Tabrani: Hasan Sahih).

Pernah suatu ketika, Umar bin al-Khattab berdoa : “Ya Allah, kurniakanlah kepadaku syahid ketika di jalan-Mu dan biarlah kematianku itu di Negeri Rasul Mu SAW.” (Riwayat al-Bukhari). Bahkan Imam Nawawi berpendapat, mohon doa supaya dimatikan di tempat mulia adalah digalakkan dan ia termasuk dalam sunah Khulafa al-Rasyidin. Termasuk Syeikh Imam Muhamad Al-Ghozali seorang Ulama Mesir bercita-cita wafat dan dikuburkan disamping kuburan Nabi SAW lalu diqobul Allah doanya sehingga beliau dikuburkan di Baqi’ ini.
Dahsyatnya, dapat dimakamkan di Madinah terutama di Baqi’ karena bisa dikumpulkan dengan banyak orang sholeh, para ahlil bait, sahabat Nabi SAW dan penjuru ulama kaum muslimin dunia serta didoakan jutaan manusia yang datang berziarah setiap harinya. Inilah Baqi’ al-ghorqod menjadi pemakaman terbesar di dunia karena didalamnya banyak para pembesar dan tokoh ulama dunia dikumpulkan satu tempat peristirahatan terakhir mereka yang terus mengalir setiap hari untaian doa-doa dari para peziarah dan tidak pernah ada dibelahan dunia manapun pemakaman seramai dan sebanyak pengunjungnya ini kecuali hanya di Baqi’ ini. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here