Ketua Bapemperda Ancam Eksekusi Rukotel

Read Time1 Minute, 1 Second

KETUA Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bekasi Nicodemus Godjang mengeklaim akan mengusulkan regulasi mengenai operasional rumah toko hotel ( rukotel) di Kota Bekasi. Usulan tersebut akan dimasukkan dalam program legislasi daerah (prolegda) 2020. Dia menilai, keberadaan rukotel semakin menjamur di beberapa titik di Kota Bekasi. Untuk itu, perlu dilakukan pengawasan melalu Peraturan Daerah (Perda).

“Kalau enggak (ada perdanya), kami eksekusi tuh hotel di dalam ruko. Cuma ada dua pilihan, mau itu hotel di ruko kami eksekusi, ditutup atau kita buat perdanya,” ujar politikus PDI Perjuangan tersebut di kantornya, Senin (7/10) siang.

Pria yang akrab disapa Nico itu menyebutkan, terbitnya perda soal rukotel dapat menggenjot penerimaan asli daerah (PAD) dari sektor pajak. Apalagi, selama ini rukotel-rukotel itu berdiri tanpa izin karena belum ada payung hukumnya.

“Harusnya rukotel yang sudah beroperasi dieksekusi dulu, ya, karena kan sudah berapa tahun, bagaimana pajaknya? Saat membangun, isi IMB-nya apa? Kan kita enggak tahu. Nah, perda salah satunya kan untuk nyari PAD, selain kemasyarakatan,” lanjutnya.

Saat ini, Bapemperda DPRD Kota Bekasi masih sibuk mengebut pembahasan enam raperda prioritas, di antaranya Raperda tentang Bantuan Hukum bagi Warga Miskin, Pengawasan dan Penataan Gedung, Drainase Perkotaan, Pelestarian dan Pengembangan Kebudayaan Daerah, serta Penyelenggaraan Usaha Perkoperasian. Enam raperda itu harus selesai pada akhir 2019 ini. (jim)

0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close