Program CSR Ciptakan Siswa yang Unggul: PT MMKI Berikan Bantuan Kendaraan ke SMKN 1 Ciksel

Read Time1 Minute, 32 Seconds

PT Mitsubishi Motor Krama Yudha lndonesia (MMKI) menyerahkan bantuan kendaraan kepada SMK N 1 Cikarang Selatan (Ciksel). Penyerahan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) ini, dihadiri Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi.

Bantuan CSR ini sebagai bukti konsistensi PT MMKI untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), agar dapat digunakan sebagai alat praktik bagi siswa SMK yang mengambil bidang kekhususan otomotif.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja pun mengucapkan terima kasih kepada PT MMKI yang telah memberikan bantuan berupa 3 unit mobil untuk 3 sekolah di Kabupaten Bekasi. Masing-masing SMKN 1 Cikarang Selatan, SMK Bina Prestasi di Tambun, dan SMK Binamitra di Cikarang Timur yang sebelumnya telah berpartisipasi dalam kegiatan MMKl Development Program di tahun 2017.

“Tentunya saya berharap pemberian CSR ini dapat bermanfaat bagi para siswa, sehingga nantinya bisa menghasilkan siswa-siswa yang unggul yang nantinya setelah lulus memiliki skill dan kemampuan di bidang otomotif,” kata Eka Supria Atmaja, pekan lalu.

Menurutnya, CSR yang diberikan PT MMKI dapat menunjang program Pemerintah Daerah dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, serta berperan dalam meningkatkan kecerdasan terkait pendidikan.

Kepala SMKN 1 Cikarang Selatan Hoyadi juga mengucapkan terima kasih kepada PT MMKI yang terus berupaya untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui kegiatan CSR, salah satunya terkait pendidikan sebagai bukti kepedulian perusahaan terhadap pendidikan di Indonesia.

Hoyadi menjelaskan, MMKl Development Program dimulai pada tahun 2017 melalui kegiatan 1Day Seminar yang diikuti 550 pelajar SMK dan 12-Days Training dengan peserta sejumlah 55 orang dari SMK di Wilayah Kabupaten Bekasi. Tahun 2018, jumlah peserta meningkat menjadi 1.025 peserta untuk 1-Day Seminar dan 110 pelajar untuk 12-Days Training untuk Wilayah Jawa Barat. Dalam tahun 2019, dua kegiatan ini akan merambah wilayah baru di Jawa Tengah.

“Sekolah kami menyambut baik keterlibatan perusahaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Sinergi antara dunia pendidikan dan industri penting untuk terus dilakukan agar pendidikan dapat mengikuti perkembangan yang terjadi pada industri,” pungkasnya. (Adv)

0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close