Buya Syafii Berharap Ada Menteri Jokowi dari Muhammadiyah    

Read Time1 Minute, 44 Seconds

CENDEKIAWAN muslim yang juga anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Ahmad Syafii Maarif alias Buya Syafii berharap Presiden Joko Widodo mempertimbangkan kader Muhammadiyah untuk mengisi jabatan menteri di bidang pendidikan, sosial atau kesehatan.

“Ya mudah-mudahan ada lagi lah [menteri dari Muhammadiyah] yang dipertimbangkan oleh presiden. Itu yang memutuskan presiden [di posisi mana],” ungkap Buya Syafii ditemui seusai menghadiri peluncuran buku di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (9/10).

Ia pun meyakinkan kader Muhammadiyah telah terbukti mumpuni, apalagi di bidang pendidikan. “Ya mudah-mudahan lah [ada menteri dari Muhammadiyah]. Karena Muhammadiyah ini sudah bergumul dengan pendidikan lebih dari satu abad maka patut dipertimbangkan lah di pendidikan ini, dan sosial, kesehatan juga bisa,” tambahnya.

Namun begitu, Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah itu mengatakan tak mengetahui apakah eks organisasinya itu mengusulkan nama calon menteri ke Presiden Jokowi.
“Saya malah tidak tahu calon menteri dari Muhammdiyah karena saya sudah tidak dalam di struktur Muhammadiyah,” kata Buya Syafii.

Sebelumnya dalam penyampaian sambutan saat peluncuran “Buku Pengayaan Pengawasan Sekolah”, Buya Syafii memuji pemaparan Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy mengenai sejumlah permasalahan pendidikan. Ia menilai Muhadjir mampu memahami permasalahan seputar pendidikan lantas melakukan perbaikan.

“Saya mendengar pidato Pak Menteri ini, rasanya dia mengerti kritikan itu. Jadi ternyata pendidikan itu bukan cuma masalah teknologi, teknis begitu. Ternyata dalam ya pendidikan itu. Jadi memang harus cari orang yang memahami, punya latar belakang pendidikan,” ungkap Syafii membuka pidato kunci.

“Mudah-mudahan yang berwenang, yang punya kuasa itu mempertimbangkan. Ya saya tidak menunjuk Pak Muhadjir, tapi itu, saya menginginkan orang yang mengerti pendidikan. Jangan yang diturunkan itu yang teknis,” lanjutnya.

Pada Mei 2019, Buya Syafii sempat mengusulkan kepada Jokowi untuk membentuk zaken kabinet atau kabinet yang diisi oleh para ahli di bidangnya setelah resmi dinyatakan terpilih sebagai presiden 2019-2024. “Kami juga meminta kalau nanti Pak Jokowi pasti jadi presiden lagi, supaya dibentuk suatu zaken kabinet, kabinet yang terdiri dari orang-orang ahli,” kata Syafii di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (9/5) lalu.

Syafii mengatakan orang-orang ahli untuk menjadi menteri tersebut boleh diusulkan oleh partai politik. Namun, kata dia, partai tak boleh mengusulkan hanya satu nama, tetapi beberapa nama yang kemudian dipilih oleh Jokowi.(cnn/zas)

0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close