KONI Kota Bekasi Optimis Raih 3 Besar Porda 2022

Read Time3 Minutes, 22 Seconds

KONI Kota Bekasi, optimis dapat meraih tiga besar Porda XIV-2022 Jawa Barat di Tasikmalaya, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dan Subang. Hal ini diungkapkan Ketua KONI Kota Bekasi Abdul Rosyad Irwan dalam Rapat Anggota Tahun (RAT) 2019 di Lembang, Kota Bandung, Jawa Barat yang diresmikan Sekretaris Daerah Kota Bekasi Reny Hendrawati dan Ketua Umum KONI Jawa Barat, Brigjen TNI Ahmad Saefudin, Jumat (1/11) malam.

“Ini RAT pertama kepengursan KONI Kota Bekasi periode 2019-2023, kami sudah verifikasi seluruh pengcab yang berada di bawah KONI Kota Bekasi dan kami sudah mendapat gambaran, dalam backdrop kita meraih tiga besar, itu dari data personal kita,” katanya.

Menurutnya, tekad itu sudah ada pada diri masing-masing pengurus cabang olahraga beserta para atlet. Hal ini terbukti dengan antusias pengurus pengcab dan atlet yang datang dalam RAT 2019 kali ini.

“Target ini bisa tercapai karena kita masih punya kesempatan dua setengah tahun lagi mulai 2020 sampai dengan Juli 2022. Bantuan dana untuk mendukung para atlet dalam sarana dan prasarana yang ada juga sangat memadai. Jadi menurut saya percuma jika mempunyai atlet dengan stamina tinggi namun fasilitas yang ada tidak memadai. Sekali lagi jadi saya tegaskan no money, no prestasi (tidak ada uang, tidak ada prestasi),” tegas Yan Rasyad—sapaan akrabnya.

Yan juga meyakini jika KONI Kota Bekasi dapat mengembalikan atlet-atlet berprestasi asal Kota Bekasi yang saat ini masih dalam binaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Beberapa tahun ini kita ketahui banyak atlet berprestasi asal Kota Bekasi yang memilih dalam binaan Pemprov DKI Jakarta, nah ini yang akam kami kembalikan ke Kota Bekasi tentunya juga dengan bantuan pemda. Bukan hal yang tidak mungkin mendapat tiga besar apabila atlet asal Kota Bekasi dapat berjuang di daerah asalnya,” paparnya.

Ketua Umum KONI Jawa Barat Brigjen TNI Ahmad Saefudin mendukung penuh apa yang menjadi target sasaran KONI Kota Bekasi. Karena itu, dalam RAT ini ia sekaligus ingin menberikan kisi-kisi mengenai perhelatan Porda XIV. “Dalam RAT kali ini, sebelum Porda saya bisa menjelaskan dalam rangka ilustrasi bagian penting dalam pergerakan keolahragaan secara universal apa saja yang harus dilakukan KONI, sehingga nantinya ada totalitas mendukung atlet di Indonesia khususnya Jawa Barat,” katanya.

Pada Porda 2022, terdapat tiga daerah yang ditunjuk menjadi tuan rumah dengan lima daerah lain sebagai pendukung. Selain itu, persaingan dalam memperebutkan medali akan sangat ketat lantaran terdapat 72 cabor akan dipertandingkan.

“Penggabungan daerah ini kami lakukan ingin adil dan merata sehingga kuantitas atlet setiap daerah nanti akan terus meningkat. Apalagi kita ketahui sekarang adalah Kuningan mempunyai atlet-atlet yang luar biasa, namun pembinaan di pemdanya belum optimal sehingga ditarik oleh Bandung. Nah kami itu ingin mengembalikan atlet-atlet ke daerah asalnya agar dapat membela daerahhya, saya apreasiasi Kota Bekasi yang sudah mau berupaya agar atletnya yang di DKI bisa berjuang untuk Kota Bekasi. Intinya adalah kita ingin ada pertumbuhan atlet di masing-masing daerah,” paparnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kota Bekasi Reny Hendrawati memastikan, jika pemerintah mendukung segala target yang sudah direncanakan. Hanya, Reny berharap agar pengurus KONI dan pengurus cabor tidak melulu bicara soal anggaran.

“Bicara tentang olahraga ini harus menjadi jiwa seluruh masyarakat Kota Bekasi, bagaimana rakyat bisa beraktifitas dan berkarya kalau tidak sehat. Sehat harus diawali dengan olahraga, kami pun setiap Selasa dan Jumat melakukan senam Sparko,” tururnya.

Menurutnya, tercapainya tiga besar KONI Kota Bekasi pada Pord XIV adalah bagimana grand desain dan strategi para pengcab. “Kalau soal dana, sebesar apapun dana diberikan kalau tidak serius, tidak fokus apakah semua bisa berhasil? Semua ditentukan saat event. Disitulah kadang-kadang ada hal terlupakan, untuk itu harus di lihat betul-betul. Soal potensi, orang tua dan juga sekarang sudah banyak komintas olahraga di Kota Bekasi, nah itu dapat dibicarakan agar sama-sama dapat membawa Kota Bekasi berprestasi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia RAT Ali Akbar mengatakan, saat ini jumlah pengcab yang aktif di Kota Bekasi terdapat 43. “Pada RAT pertama kepengurusan KONI Kota Bekasi periode 2019-2023 terdapat dua cabor baru dan saat bersamaan ini telah kami resmikan yaitu barongsai dan Jujitsu, dua pengcab itu yang baru kami setujui dari lima yang sudah mengajukan. Artinya sekarang cabor yang ada di KONI Kota Bekasi yaitu sebanyak 45. Dengan alasan itu juga lah kita optimis mampu meraih tiga besar Porda 2022,” tegas Ali. (zas)

0 0
100 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close