Poin-poin Hasil RAT KONI Kota Bekasi

Read Time1 Minute, 24 Seconds

KONI Kota Bekasi telah menerima aspirasi 45 pengurus cabang (pengcab) olahraga di Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2019 yang berlangsung di Lembang, Kota Bandung, Jawa Barat. Melalui sidang paripurna yang dipimpin Iwan Riswanto bersama Jimmy Reynold dan Buyung tersebut, tercatat sejumlah poin yang menjadi rekomendasi KONI Kota Bekasi di bawah pimpinan Abdul Rosyad Irwan dalam upaya menembus tiga besar Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2022.

Pertama; mendorong dan memfasilitasi pengcab yang belum memiliki legalitas untuk segera mengadakan musyawarah cabang (muscab) dan meminta dikukuhkan pengurus provinsi (pengprov) atau penguus daerah (pengda).

Kedua, diperlukannya workshop atau pelatihan pembuatan renstra dan rencana/program kerja sehingga pengcab tidak kesulitan dalam membuat road map pencapaian visi.

Ketiga, pengcab perlu menggali sumber keuangan selain dari KONI Kota Bekasi, melalui kerjasama dengan pihak swasta atau lainnya. Hal ini agar para pengcab tidak tergantung kepada bantuan KONI Kota Bekasi dalam rangka operasional dan pembinaan prestasi, Misalnya melalui CSR (corporate social responsibility).

Keempat, bagi Pengcab yang tidak memiliki klub juga disarankan untuk segera membentuk dan membina beberapa klub. Sementara bagi pengcab yang telah memiliki klub, perlu mengakomodir kepentingan klub dalam kepengurusannya.

Kelima, manajemen pengcab hendaknya dikelola secara profesional, transparan, akuntabel, dan tidak dikelola secara perorangan.

Keenam, bantuan uang pembinaan untuk cabor agar segera dicairkan demi keberlangsungan roda organisasi dan kelancaran pembinaan.

“Hasil sidang komisi RAT KONI Kota Bekasi tentang program-program kerja dan rekomendasi telah dicatat. Selanjutnya, ini akan ditugaskan kepada pimpinan rapat dan hasil sidang akan di sampiakan pleno sebagai acuan KONI Kota Bekasi,” ujar Iwan Riswanto usai rapat paripurna, Sabtu (2/11) malam.

Iwan menegaskan, keputusan ini telah ditetapkan melaui rapat RAT bernomor 5/RAT/KONI/KTBEKASI/2019 tentang Komis A dan B. Apabila terdapat kekeliruan pada penetapan akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya sesuai kesepakatan yang ditetapkan pada 2 November 2019. (zas)

0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close