Bahas 8 Topik Prioritas, Bupati Bekasi Serap Aspirasi Mahasiswa

Read Time2 Minutes, 25 Seconds

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja didampingi Kepala Perangkat Daerah (PD) menerima audiensi mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kabupaten Bekasi. Audiensi yang berlangsung di ruang Bupati ini membahas beberapa agenda.

Terdapat 8 hal prioritas yang menjadi topik pembicaraan, antara lain infrastruktur, kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, ketenagakerjaan, pelayanan publik, ekonomi kreatif dan seni budaya, serta tata kelola pemerintahan.

Dibuka dengan membahas masalah pelayanan publik terkait eksekusi tanah di Kampung Pilar, Kecamatan Cikarang Utara. Bupati Bekasi meminta agar dibuat agenda pertemuan untuk membahas masalah tersebut.

“Saya mohon dibuatkan agenda pertemuan dengan para perwakilan dari Tanah Kampung Pilar untuk ikut mendiskusikan solusinya bersama saya dan para mahasiswa, mungkin Senin minggu depan kita bisa memulai diskusinya,” ungkapnya.

Selanjutnya, perwakilan mahasiswa pun tidak luput membahas masalah pencemaran lingkungan, terutama masalah pencemaran air. Yang menjadi fokus permbahasan disini adalah keruhnya air di Cilemahabang yang menjadi sumber air bagi warga sekitar.

“Cilemahabang adalah salah satu sumber air bagi warga sekitar, tapi air disana sangat kotor dan keruh akibat pembuangan limbah perusahaan. Bagaimana solusi yang bapak bisa berikan untuk masalah ini?” tanya salah satu mahasiwa.

Menanggapi hal tersebut Eka mengatakan bahwa hal ini sudah menjadi perhatiannya. Ia mengatakan sudah berusaha untuk mencari pelaku pembuangan limbah dengan berbagai cara dan juga akan melakukan langkah akan normalisasi saluran air melalui dinas terkait.

Eka juga telah merencanakan membuat Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk masalah pencemaran air ini, sebelum normalisasi saluran air diberlakukan. Hal ini tentu saja mendapatkan respon positif dan dukungan penuh dari mahasiswa. Mereka menawarkan ide untuk bekerja sama dengan Satgas, tidak hanya dari kalangan mahasiswa, para pecinta alam dan masyarakat bidang lingkungan pun akan turut membantu hal tersebut.


Terdapat 8 hal prioritas yang menjadi topik pembicaraan (KOBEK/INSTAGRAM)

Dalam pembahasan ekonomi kreatif dan seni budaya, Bupati juga telah merencanakan membuat sebuah gedung yang akan menjadi pusat kebudayaan di Kabupaten Bekasi. Dan di dalamnya akan ada museum tentang Kabupaten Bekasi, perpustakaan digital dan creative center yang dapat digunakan para anak muda untuk menyalurkan ide-ide kreatif kemajuan Kabupaten Bekasi. Hal ini menurutnya sudah masuk dalam APBD tahun 2020.

Tidak hanya itu, Bupati Bekasi juga sudah merencanakan akan membuat lembaga pelatihan bagi warga-warga di Kabupaten Bekasi, agar meningkatkan kualitas tenaga kerja di Kabupaten Bekasi. Eka pun menyampaikan telah bekerja sama dengan pihak yang berkompeten dalam bidangnya.

Di akhir sesi diskusi, para mahasiswa menyatakan siap membantu Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam membangun kemajuan di Kabupaten Bekasi. Mereka berharap Bupati Bekasi dapat menghubungkan mereka dengan kepala dinas terkait untuk membicarakan pembahasan terkait secara lebih rinci.

Sebelum menutup acara, Eka tidak lupa mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasinya terhadap para mahasiswa yang telah hadir di acara tersebut. “Saya berharap kedepannya diskusi seperti ini akan lebih banyak terjadi. Saya juga mengucapkan terimakasih atas gagasan-gagasan dan ide-idenya untuk membangun Kabupaten Bekasi menjadi lebih baik. Kita semua mempunyai satu komitmen yang sama, yaitu menuju Bekasi Baru Bekasi Bersih, semoga kerja sama ini akan membuat Kabupaten Bekasi menjadi lebih baik,” katanya. (Adv)

0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close