Anggaran Pilkada Karawang 2020 Rp74,6 M Kajari Minta KPU Bekerja Profesional

Read Time1 Minute, 26 Seconds

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karawang Rohayatie meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat bekerja secara profesional dan proporsional sesuai tugas dan fungsinya dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Karawang 2020.

Hal itu dikatakan saat melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Kejaksaan Negeri Karawang dengan KPU Karawang, tentang fasilitas hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Dia juga meminta agar penggunaan anggaran Pilkada sebesar Rp74,6 miliar dikelola dengan bijak.

“Terkait sudah ditandatanganinya MoU, kami berpesan agar KPU bekerja secara profesional, dan proporsional sesuai tugas dan fungsinya dalam pilkada Karawang,” kata Rohayatie.

Dia juga mengatakan, KPU tidak boleh sewenang-wenang mengelola anggaran negara dalam Pilkada Karawang. “Apa yang menjadi titipan, kerjakan dengan baik. Jangan menyalahi aturan,” ucapnya.

Rohayatie mengingatkan bahwa anggaran pilkada yang cukup besar itu bukan milik pribadi. Tetapi milik negara yang harus dikawal. Potensi penyelewengan juga pasti ada. Untuk itu, dia kembali mengingatkan agar KPU bijak dalam menggunakan anggaran.

“Potensi penyelewengannya pasti ada. Tapi balik lagi ke ketua KPU nya sendiri, tentunya harus bijak menggunakan anggaran,” ujarnya.

Sementara Ketua KPU Karawang Miftah Farid mengatakan, anggaran Pilkada Karawang sebesar Rp74,6 miliar harus dipertanggungjawabkan. “Jadi tidak hanya dalam satu pos atau pos anggaran yang lain. Tetapi semua anggaran harus kami pertanggungjawabkan. Karena ini uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan,” kata Farid.

Adanya MoU antara KPU dengan Kejaksaan Negeri Karawang, kata Farid, KPU akan lebih diingatkan untuk melaksanakan semua tahapan pilkada sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Salah satunya dalam hal produk hukum. Kami akan meminta bantuan dari Kejaksaan Negeri Karawang terkait produk hukum,” tambahnya.

Farid juga menuturkan, anggaran Rp74,6 miliar itu dialokasikan untuk semua tahapan dan kegiatan pilkada 2020 mendatang. “Kegiatan dan tahapan bisa dilihat di web KPU. Kami terbuka untuk semuanya. Masyarakat juga bisa mengawal dan memantau. Dalam sisi tahapan kegiatan atau anggaran pasti kami sampaikan,” pungkasnya. (*/fan)

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close