Karate dan Angkat Besi Kota Bekasi Sumbang Medali di POPNAS 2019

Read Time1 Minute, 36 Seconds

Atlet-atlet pelajar Kota Bekasi yang memperkuat tim Jawa Barat di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2019 memang layak mendapat penghargaan. Pasalnya, mereka tampil luar biasa, bahkan sempat melaju ke final, kendati akhirnya harus puas dengan medali perak dari cabang olahraga karate.

Medali perak disumbangkan dari nomor kata beregu putri atas nama Mayang Putri Aurryel (siswa SMAN 2), Nugraeni Putri Indah Susilowati (siswa SMAN 9), dan Fitriayu Novitasari (siswa SMAN 1).
Di final yang berlangsung di GOR Cempaka Putih Jakarta tersebut, Mayang dkk harus mengakui keunggulan trio Banteng dengan skor 23,94 dan Banten 24,1, kalah 0,7 poin.

“Hasil ini sudah cukup memuaskan, apalagi sejak awal nama mereka nyaris dicoret karena pertadingannya semula akan diadakan di Papua. Akhirnya dipindah ke Jakarta,” ujar Iwan, pelatih.

Sementara cabor angat besi yang diwakili dua atlet, Joko Dwi Supriyanto (kelas 73kg) dan Davin Attalah (kelas 55kg), juga menyumbangkan medali. Joko berhasil merebut perungu namun David harus puas di peringkat lima.

Hingga hari ketiga POPNAS, tuan rumah Jakarta memimpin perolehan medali dengan 13 emas, 14 perak, dan 13 perunggu, melampaui Jawa Barat dan Jawa Timur. Karate menjadi tambang emas bagi DKI ketika mereka keluar sebagai juara umum dengan raihan 7 emas, 3 perak, dan 3 perunggu.

Jawa Timur berada di posisi kedua dengan modal 12 emas, sembilan perak, dan 14 perunggu. Kemudian Jawa Barat yang sempat berkuasa di awal pelaksanaan Popnas XV dipaksa melorot di peringkat ketiga setelah mengoleksi 10 emas, 18 perak, dan 13 perunggu.

Selanjutnya dikuntit Bali dengan 6 emas, 3 perak, dan 6 perunggu dan Lampung (empat emas, tiga perak, dan 3 perunggu). Klasemen perolehan medali masih bisa berubah karena Popnas XV masih berlangsung hingga 25 November mendatang. Masih banyak cabang olahraga yang perebutkan medali. Popnas mempertandingkan 13 cabang olahraga dengan 221 nomor pertandingan. menyalip medali diprediksi akan terus terjadi.

Sebelumnya, untuk memotivasi atlet, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banten Deden Apriandhi Hartawan telah menyiapkan bonus bagi peraih medali Popnas 2019. Bukan hanya peraih emas, tapi juga perak dan perunggu. Bonus juga disediakan bagi para pelatih. “Medali emas Rp15 juta, perak Rp10 juta, dan perunggu Rp5 juta,” ujar Deden. (zas)

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close