Jabar Catat ‘Hattrick’ Juara Umum POPNAS 2019, Pedayung Kota Bekasi Ikut Ukir Medali Emas

Read Time2 Minutes, 4 Seconds

Pedayung Kota Bekasi, Maulana Hafidz ikut berkontribusi medali emas di hari terakhir Pekan Olahraga Pelajar (POPNAS) 2019. Tampil di nomor Kayak 4 Putra 500 meter yang berlangsung di Danau Cipule Kabupaten Karawang, Maulana, Aldi Witarsa, Rian Prasetio, dan Indra Hidayat mencatat waktu tercepat dengan 03,16 sekaligus merebut medali emas . Perak dan pernggu diraihKalimantan Selatan dan Jambi dengan pautan waktu yang cukup jauh.

 

Menurut Sekretaris PODSI (Persatuan Dayung Seluruh Indonesia) Kota Bekasi Hery Mulyono, Maulana merupakan atlet dayung Kota Bekasi yang juga disiapkan menuju Porda 2022. “Sebenarnya, dua atlet dayung kita dipanggil memperkuat POPAS, namun satu sakit sehingga batal ikut ambil bagian,” ujarnya sembri menambahkan kalau Maulana adalah pelajar kelas 11 di SMAN 2 Padalarang.

Cabang olahraga (cabor) dayung Jabar sendiri keluar sebagai pengumpil medali terbanyak dengan empat emas, lima perak, dan satu perunggu. Disusul Jambi dengan empat emas, satu perak, dan satu perunggu. Sedangkan Sulteng di posisi ketiga dengan mengoleksi hanya dua emas.

Sementara itu, skuad Jawa Barat (Jabar) menjadi juara umum dengan torehan 37 emas, 34 perak, dan 28 perunggu. Total 99 medali tersebut memenuhi target juara umum tahun ini sekaligus mempertahankan gelar juara umum yang dicapai Jabar pada POPNAS sebelumnya di Kota Semarang pada 2017.

Dengan pencapaian tahun ini, Jabar sekaligus mengukuhkan hat-trick juara umum di POPNAS sejak 2015. Di POPNAS kali ini emas pertama Jabar disumbang cabor karate lewat pencapaian Yudha Fadillah Pratama di final nomor kata perorangan putra. Sementara emas terakhir sekaligus penentu keunggulan bagi kontingen Jabar juara didapat dari cabor dayung nomor canoeing K4 1.000 meter beregu putra.

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jabar Engkus Sutisna, keberhasilan merengkuh juara umum POPNAS 2019 merupakan buah semangat dan kerja keras kontingen yang terdiri dari 211 atlet, 36 pelatih, 13 medis, 13 penanggung jawab cabor, 21 pendukung, dan 39 ofisial itu.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para atlet yang berjuang di lapangan. Juga kepada para pelatih, penanggung jawab, pembina, serta teman-teman Dispora,” kata Engkus.

Kebanggaan yang sama diucapkan Adellia, eks perenang Kota Bekasi yang hengkang ke Cimahi. Perenang gaya dada ini berhasil menyumbang tiga emas dari nomor 50 meter, 100 meter, dan 200 meter gaya dada putri sekaligus menyapu bersih kemenangan dari seluruh nomor yang diikutinya.

“Cita-cita saya bisa bertanding hingga Olimpiade. Dan berikutnya semoga terus bisa memberikan kebanggaan bagi Jawa Barat,” kata Adellia yang meraih empat emas di ASEAN School Games 2019 Juli lalu itu.

POPNAS XV/2019 diikuti 2.631 atlet dari 34 provinsi se-Indonesia. Turnamen bergengsi bagi atlet pelajar ini memperebutkan 758 medali yang terdiri dari 221 emas, 221 perak, dan 316 perunggu. Setelah Jabar, posisi kedua peraih medali terbanyak ditempati DKI Jakarta dengan 36 emas, 30 perak, dan 27 perunggu, disusul Jawa Timur di posisi tiga dengan 29 emas, 30 perak, dan 41 perunggu. (zas)

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close