Pepen Lantik Tri Jadi Ketua LPTQ Kota Bekasi

Read Time2 Minutes, 7 Seconds

Walikota Bekasi Rahmat Effendi melantik Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto menjadi Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Bekasi. Pelantikan dihadiri Ketua DMI Provinsi Jawa Barat, KH Ahmad Shidiq, Ketua PCNU Kota Bekasi H Madinah, Senin (2/12).

Walikota Bekasi Rahmat Effendi yang akrab disapa Pepen memberikan kepercayaan kepada Tri Adhianto Tjahyono (Mas Tri) untuk memegang Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Kota Bekasi agar bisa menjadi bagian keagamaan Islam di Kota Bekasi.

Dalam sambutannya, Pepen menyampaikan bahwa program LPTQ tertuju ke Pondok Pesantren. Pada tahun lalu ia menyampaikan ke beberapa acara untuk Kabupaten Sukabumi yang paling tertinggi sebesar Rp12 miliar pengelolaan Hibah untuk membina.

“Kota Bekasi pada tahun lalu menghibahkan Rp40 miliar dan pada tahun ini sebanyak Rp80 miliar untuk dana hibahnya. Ini merupakan suatu proses pelaksanaan kepada para santri untuk berani menjadi santri terbaik di beberapa event nasional maupun provinsi di bidang keagamaan islam,” kata Pepen.

Sebagai ketua LPTQ Kota Bekasi yang baru, dia berharap kepada Mas Tri untuk mencari potensi luar biasa di santri-santri yang ada di Kota Bekasi. “Jangan sampai mengambil dari luar Kota Bekasi. Kita bentuk di Kota Bekasi untuk event event besar, kita rubah sistem dulu yang masih mengambil dari kota lain,” ujar Pepen.

Selain itu, Pepen juga menyampaikan kepada pengurus LPTQ untuk kembali mengajukan hibah yang lambat masuk di tahun 2020, nantinya gedung Departemen Keagamaan akan baru, diharapkan diselesaikan mengenai ajuannya.

“Saya berharap, pengembangan Tilawatil Qur’an dengan kepenguruasan yang baru dapat menciptakan sebuah inovasi yang bisa tembus di event-even keagamaan islam, dengan kepercayaan bisa menjadikan Kota Bekasi yang damai, aman, nyaman dan tentunya sesuai Visi Kota Bekasi yang Ihsan” tegas Pepen.

Sementara, Mas Tri mengutarakan bahwa kecintaan terhadap Al Quran itu harus benar-benar dikembangkan kembali di Kota Bekasi. Menurut dia, hal itu sudah terapkan bersama Walikota Bekasi melalui program Magrib Mengaji di rumah masing-masing.

“Kegiatan Magrib Mengaji telah digerakan di setiap wilayah RW, memang belum maksimal akan tetapi ini menjadi target pencapaian visi Kota Bekasi yang ihsan,” kata Mas Tri.

Tri Adhianto yang merangkap sebagai Ketua LPTQ Kota Bekasi mengatakan akan menjadikan target prestasi Kota Bekasi yang kini di Provinsi Jawa Barat menempati peringkat ke 5.

“Kita harus menjadikan Kota Bekasi sebagai 3 besar dan itu adalah suatu proses perencanaan yang bagus untuk meningkatkan prestasinya,” katanya.

Menurut dia, anak didik harus diberikan fasilitas, seperti anak didik yang mampu menghafal Al Quran akan ada penyaringan khusus untuk masuk ke SMP Negeri Kota Bekasi yang ia inginkan. Tentunya, kata dia, ada beberapa proses yang harus dites dan dijalani, akan tetapi ini suatu bukti bahwa Pemerintah Kota Bekasi telah memfasilitasi anak-anak didiknya. (hms/gar)

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close