Pantau 3 Titik Banjir Kecamatan Walikota Bekasi Sisir Tanggul Kali Bekasi

by -3,843 views
Walikota Bekasi Rahmat Effendi (KOBEK)

Walikota Bekasi Rahmat Effendi memantau 3 titik banjir di 4 Kecamatan yakni Kecamatan Bekasi Selatan, Kecamatan Jatiasih, Kecamatan Pondok Gede dan Kecamatan Bekasi Barat dengan berjalan kaki sejauh 8 kilometer (km), Senin (6/1).

Bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yayan Yuliana, dan Kepala Bagian Humas Setda Kota Bekasi, Sajekti Rubiyah, Walikota Bekasi memantau titik di Kecamatan Bekasi Selatan. Titik pertama Perumahan Depnaker yang telah mengalami banjir pada beberapa hari lalu hingga mencapai atap rumah.

Pada pemantauan ini, Walikota menelusuri Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Bekasi pada tebing penampung yang roboh. Kemudian, dia menginstruksikan agar sampah pasca banjir segera diangkut, Kepala UPTD kebersihan dan Kepala UPTD Binamarga pun ikut agar dalam 2 hari ini selesai pengangkutan sampahnya.

Di titik kedua di Perumahan Jaka Kencana Bekasi Selatan, Walikota pun memantau tebing dinding yang mengaliri Kali Bekasi. Dia pun berinteraksi dengan warga yang mengalami kebanjiran, bahwa tinggi dinding pembatas meluap airnya hingga tumpah ke rumah warga yang sampai atap rumah.

Menurut Walikota Bekasi, dinding tersebut tidak maksimal dan harus ditinggikan lagi 1 meter, agar saat terjadi kembali musibah banjir, daya tampung dinding tersebut tidak sampai meluap ke warga lagi.

Melihat kondisi dinding pembatas pada aliran sungai Kali Bekasi, banyak juga yamg roboh akibat tidak kuatnya daya tampung, dan di perkuat oleh statement dari Menteri PUPR RI, bahwa harus menyelesaikan daya tampung dinding pembatas sepanjang Kali Bekasi, dan akan menggelontorkan dana sebanyak Rp4 triliun untuk pembenahan.
Walikota Bekasi juga langsung tanggap untuk melakukan pembenahan tersebut, maka dari itu, pada pantauan kali ini, difokuskan ke tebing pembatas Kali Bekasi.

Mulai dari jam 11.00 hingga 17.00, Walikota menelusuri tepian aliran sungai Kali Bekasi. Banyak yang ditemukan saat menelusurinya, seperti sumur pompa penyedot yang rusak dan tidak bisa dipakai, sampah menumpuk di aliran sungai hingga tembok pembatas yang hancur sehingga air masuk ke rumah warga.

Selama 6 jam tersebut, penelusuruan aliran daerah sungai Kali Bekasi, Walikota akan menargetkan pembenahan Kali Bekasi sesuai instruksi dari Kementerian PUPR Republik Indonesia.

Penelusuri dari perumahan Kencana Bekasi Selatan, menuju Ke Pondok Mitra Lestari dan masuk ke Perumahan Pondok Gede Permai. Tidak hanya aliran sungai yang dipantau, saat melihat kondisi warga, Walikota juga meminta maaf atas kejadian ini, dan akan berusaha semaksimal mungkin pengerjaan pada aliran sungai Kali Bekasi.

Sampah dan lumpur yang berada di perumahan warga, diinstruksikan kepada Dinas Lingkungan Hidup agar memanggil armadanya untuk lakukan pengangkatan sampah, dengan truk yang ada. Dan juga memanggil mobil pemadam kebakaran untuk menyemprot lumpur agar bersih jalan perumahan.

“Saya tidak menghadiri Sidang Paripurna awal tahun. Saya instruksikan Sekda dan Sekretaris OPD untuk hadir di Gedung Paripurna, karena saya dan Wakil Walikota membagi tugas ke wilayah titik pasca banjir, dan kepala OPD juga kita kerahkan semua untuk turun langsung ke warga, karena kami adalah pelayan masyrakat” ujar Rahmat Effendi saat di wawancarari media.

Wakil Wali Kota pun juga memantau titik pasca banjir di 4 Kecamatan yakni, Kecamatan Bekasi Timur, Kecamatan Bekasi Utara, Kecamatan Medan Satria dan Kecamatan Rawalumbu. Sesuai dengan arahan, Kepala OPD dan Kepala Bagian juga di pasang di masing masing titik untuk hadir memantau pasca titik banjir di Kota Bekasi. (hms/gar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.