Hidran Pemadam Kebakaran Pasar Serang Bekasi Rusak Tak Terawat

by -341 views
Read Time1 Minute, 40 Second

Hidran Pemadam Kebakaran di lantai atas Pasar Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi kondisinya rusak dan tidak terawat. Untuk mengantisipasi musibah kebakaran, pihak pasar menggunakan tabung air.

Hal itu dibenarkan salah seorang pegawai Pasar Serang, Marlukcy kepada Koran Bekasi, Kamis (9/1). Menurut dia, hidran pemadan kebakaran itu sudah lama tidak berfungsi.

“Hidran air pemadam kebakaran yang ada disini sudah tidak jalan. Jadi, yang kita pakai disini tabung,” kata Marlukcy.

Dia juga mengakui, sejak bekerja di Pasar Serang, hidran air pemadam kebakaran dari tahun 2018 tidak pernah diperiksa, baik hidran air pemadam kebakaran dan instlasi kelistrikan pasar juga tidak pernah diperiksa karena setiap kios yang ada di pasar sudah dipasang masing-masing KWH.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi Hasan Basri menanggapi adanya kerusakan hidran pemadam kebakaran tersebut mengatakan harus segera dilakukan perbaikan. Namun, dia berkelit bahwa kewenangan itu adanya di dinas perdagangan.

“Bila memang ada kerusakan pada hidran itu, tentunya perlu dilakukan perbaikan dan perawatan, hanya saja itu bukan di kami. Kami hanya bisa menggunakan air yang ada, misalkan ada kebakaran di sekitar area gedung dan mobil pemadam kekurangan air kami bisa pergunakan air yang ada,” kata Hasan Basri, Kamis (9/1).

Menurut Basri, terkait tidak adanya perawatan hidran, hal itu menjadi kewenangan pengembang atau pengelola pasar itu sendiri dan bukan di Damkar.

Untuk mendapatkan informasi terkait adanya hidran air pemadam kebakaran yang tidak terawat tersebut, Koran Bekasi mencoba menggali informasi dari Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, namun tidak berhasil. Menurut salah staf dinas perdagangan, pimpinannya tidak ada karena sedang keluar kantor.

Hingga berita ini diturunkan, Koran Bekasi belum mendapatkan penjelasan dari Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi.

Perlu diketahui, dalam Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi Nomor 6 Tahun 2014 tentang ketentuan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran pasal 56 ayat 1. “Setiap alat pencegahan dan pemadam kebakaran yang dipakai di perumahan, kawasan perdagangan, industri dan tempat umum harus diperiksa secara berkala setiap 1 (satu) tahun sekali, dan jika dianggap perlu dapat dilakukan pemeriksaan sewaktu-waktu dengan atau tanpa pemberitahuan terlebih dahulu oleh petugas pemadam kebakaran”. (Pirlen)

1 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *