Walikota Bekasi Ucapkan Terima Kasih kepada Seluruh ASN yang Sudah Terjun ke Lokasi Banjir

Read Time1 Minute, 52 Second

Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengucapkan terima kasih kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah terjun langsung melakukan normalisasi pasca banjir membantu warga membersihkan sisa-sisa lumpur dan sampah di sejumlah wilayah Kota Bekasi. Ucapan itu disampaikan pada apel pagi yang berlangsung di Plasa Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Senin (13/1).

“Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman aparatur atas atensi yang luar biasa, hadir dalam pelayanan masyarakat Kota Bekasi yang tertimpa musibah banjir, mulai melaksanakan finalisasi pasca banjir dan tetap siaga dengan cuaca yang masih tidak teratur,” ucap Rahmat Effendi.

Dia mengatakan, di tahun 2020 ini Kota Bekasi mendapat curah hujan melampaui cuaca ekstrim, ditambah kiriman banjir dari sungai Cikeas dan Cilengsi yang bermuara di Sentul dan Hambalang dan bertemu di Perumahan Pondok Gede Permai.

Menurut Walikota Bekasi yang akrab disapa Pepen, tidak ada alasan untuk tidak membantu para warga, dan terjun langsung ke titik banjir. Selama seminggu ini, katanya, dampak sungai Cikeas sudah difinalisasi di Teluk Pucung, Mawar, Bekasi Jaya, Kemang Pratama, Sepanjang Jaya, Jaka Kencana, Pondok Mitra Lestari, Kemang Ifi, Komplek Angkatan Laut, Pondok Gede Permai dan Vila Jatirasa, akibat dampak Sungai Cikeas.

Selanjutnya, Pepen membahas soal Kick Off Meeting APBD Tahun 2021. Dia berharap kepada Bappeda bahwa pintu awal Musrenbang ialah di Kelurahan, karena titik awal ada pada masukan-masukan dari RT dan RW di wilayah masing masing, yang nantinya program tersebut masuk di kecamatan dan bermuara di Musrenbang tingkat Kota. 

“Saya minta di tingkat kecamatan atau kota, OPD yang mempunyai program kegiatan. Dalam kegiatan itu ada perencanaan, saya dukung kegiatan dan sebuah administrasi serta dokumentasi untuk melengkapi perencanaan ini,” ujar Pepen.

Pada tahun 2019 kemarin, katanya Pemkot Bekasi sudah mempersiapkan kegiatan di bulan Juni pada tahun ketiga berjalan. Kegiatan itu diberikan step by step dan sudah diatur, ini sangat mudah sekali karena sudah dipersiapkan proses perencanaan pengganggaran, pengendalian dan monitoring yang nantinya berada di sakip dan lakip, untuk prestasi penilaian kinerja yang diajukan untuk kepentingan masyarakat.

Pepen juga mengintruksikan semua kegiatan sudah harus mulai berjalan APBD tahun 2020. Untuk Bappeda dan BPKAD dia meminta agar membagi perbandingan pengeluaran berdasarakan triwulan tahun berjalan, prioritas yang harus di dahulukan untuk rancangan program.

Selanjutnya, Pepen bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi lakukan tanda tangan menggunakan canting batik, untuk mendukung kegiatan para pemuda peduli batik guna untuk memecahkan Rekor MURI. (hms/gar)

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close