Benahi DAS Citarum, PDI- P Kabupaten Bekasi Lakukan Penanaman 1.500 Bibit Pohon

by -18 views
Read Time1 Minute, 48 Second

Gerakan penanaman bibit pohon serentak dilakukan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan di bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Kampung Sambo, Desa Karang Harja, Kecamatan Pebayuran, Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten Bekasi, dan ribuan kader partai, Minggu (2/2).

Penanaman 1500 bibit pohon ini dilakukan dalam rangka perayaan HUT PDI Perjuangan ke-47 sekaligus ucapan syukur atas bertambahnya usia Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada 23 Januari 2020 menjadi73 tahun.

“Hari ini adalah penanaman pohon serentak, di daerah yang sebetulnya sangat penting bagi peradaban terutama Provinsi Jawa Barat, tanah Parahyangan, tanah Sunda,” kata anggota DPR, Rieke Diah Pitaloka dalam sambutannya.

“Karena ini adalah muara Sungai Citarum, maka itu Ibu Megawati sekarang sedang berada di Kabupaten Bandung di hulunya Sungai Citarum. Sungai ini juga sejarah peradaban dari Tarumanegara dan Padjajaran,” tambah dia.

RDP – sapaan akrabnya Rieke Diah Pitaloka mengatakan, Kabupaten Bekasi yang memiliki kawasan industri terbesar 8 kawasan industri dan terdapat ribuan perusahaan justru semakin subur. Apalagi, tidak disertai penambahan untuk tumbuhnya pohon. Sehingga, penanaman bibit pohon jangan dijadikan sebagai simbolis.

“Rakerda PDI Perjuangan mendatang pada tanggal 7-9 Februari, akan ada rekomendasi, yaitu pemulihan atau konservasi terhadap daerah aliran Sungai Citarum. Mudah-mudahan kita juga bisa melibatkan industri-industri yang ada, CSR nya untuk membantu kehidupan masyarakat di sekitar kawasan sungai citarum,” jelas dia.

Perempuan yang juga disapa Oneng di Film Bajai Bajuri ini, mencatat beberapa perihal penting terkait garis sepadan sungai. Apalagi, sering ditemukan adanya oknum yang melakukan galian C, untuk kepentingan bisnis dan merusak alam.

“Melihat kondisi sungai saat ini sangat miris. Kasihan warga yang mungkin sebagian orang mendapatkan keuntungan ekonomi, tapi kerusakan ekonomi dan kerusakan psikologis. Karena warga yang nantinya terkena bencana itu lebih banyak yang dikorbankan,” ucap RDP.

Rieke menambahkan, persoalan kerusakan alam, pihaknya akan membentuk agenda untuk membenahi Sungai Citarum dengan mengajak diskusi Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Kebetulan Pak Herviano di Komisi V DPR RI. Kita akan berdiskusi di DPR RI. Saya di Komisi VI dan Pak Ananta Wahana anggota komisi VI, beliau di komisi bidang industri. Kita akan bekerjasama untuk membenahi Sungai Citarum, karena ini sungai yang penting bukan hanya untuk Jawa Barat,” pungkasnya. (pirlen)

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *