Bupati Bekasi Bersama Bupati Karawang Resmikan Jembatan Penghubung Pebayuran – Rengasdengklok

Read Time2 Minute, 3 Second

Jembatan penghubung antara dua daerah yakni Pebayuran Kabupaten Bekasi dengan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, akhirnya diresmikan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja bersama Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Rabu (12/2).

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dalam kesempatan tersebut meminta jembatan dijaga agar tidak cepat rusak. Pasalnya, jembatan bisa dibangun berkat kesepakatan dan komitmen antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Karawang.

“Jembatan yang sudah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Karawang ini, semoga menjadi kebanggaan masyarakat Bekasi – Karawang dan memperlancar arus transportasi barang dan jasa, serta meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Eka.

Ditambahkan Eka, pihaknya merasa senang karena jembatan yang sudah dibangun beberapa tahun ternyata sudah bisa digunakan masyarakat. Khususnya masyarakat Pebayuran dan Rengasdengklok dimana pembangunan jembatan ini sangat dinanti oleh masyarakat setempat.

“Tentu saja ini semua akan memberikan dampak positif, khususnya dampak ekonomi dimana masyarakat bisa mempermudah ekonomi lebih murah karena akses jalan ini menghubungkan antara dua Kabupaten. Jadi secara ekonomi ini dapat membantu sekali,” kata Eka.

Dengan dibangunnya jembatan Pebayuran-Karawang, Eka berharap masalah kemacetan yang selama ini sudah masuk wilayah-wilayah dapat berkurang.

“Dengan dibangunnya jembatan ini mudah-mudahan untuk masalah kemacetan juga bisa berkurang. Serta komunikasi dan silaturahmi terjalin dengan baik,” bebernya.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana juga mengaku senang karena jembatan yang sudah lama dinanti oleh masyarakat Pebayuran- Rengasdengklok akhirnya sudah bisa dirasakan manfaatnya.

Menurut dia, selain dapat mempererat tali persaudaraan, Cellica berharap dengan dibangunnya jembatan tersebut dapat memperlancar akses bagi masyarakat. Sehingga mampu menggerakan roda perekonomian masyarakat Bekasi-Karawang, khususnya masyarakat Kecamatan Pebayuran-Rengasdengklok.

“Saya berharap keberadaan jembatan ini memberikan keberkahan bagi masyarakat dan tentunya memberikan sebuah animo kebaikan bagi masyarakat Karawang-Bekasi. Dan semoga Karawang-Bekasi lebih maju dan makin sukses untuk kedepannya lagi,” tutur Cellica.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha memaparkan, anggaran yang sudah dikeluarkan untuk membangun jembatan tersebut yakni mencapai Rp45 miliar.

Dari Kabupaten Bekasi panjang jembatan yakni 909 meter. Sedangkan Kabupaten Karawang panjang jembatan 308,5 meter. Jadi panjang keselurahan 1217,5 meter dan ini merupakan jembatan terpanjang di Bekasi dan Karawang.

Pembangunan jembatan tersebut melalui beberapa tahap anggaran, yakni pada tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Bekasi. Kabupaten Karawang membangun pondasi dan jalan pendekat anggaran masing-masing Kabupaten.

Kemudian tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas PUPR Kabupaten Bekasi menhalokasikan anggaran Rp24 miliar untuk membangun jembatan dengan konstruksi rangka baja desain atap melengkung dan bangunan pelengkap jalan dan jembatan trotoar, PJU dan pelindung pondasi yang diselesaikan tepat waktu.

Diakhir acara, dua Kepala Daerah yakni Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya jembatan tersebut. (Adv)
&

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close