Rektor IBM Bekasi Raih Gelar Doktor di Universitas Negeri Jakarta

Read Time2 Minute, 16 Second

Rektor Institut Bisnis Muhammadiyah (IBM) Bekasi yang dilantik pada Januari 2019 kini sudah mempertahankan Sidang Disertasinya di hadapan para dewan penguji dalam Sidang Terbuka Disertasi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rabu (13/2) dengan judul ‘ Pengaruh Leader Membere Exchange, Dukungan Organisasi, Keterlibatan Kerja, dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja’. Penelitian dilakukan terhadap para dosen di Universitas Muhammadiyah Cirebon.

Menurut Jaenudin, Lembaga Pendidikan Tinggi yang akan mencetak para generasi penerus dan SDM (Sumber Daya Manusia) ke depan harus mempunyai keunggulan dan kompetensi yang mesti dilekatkan pada lulusannya. Maka seorang dosen hendaknya tidak hanya memberikan pengetahuan akademik tapi harus mampu sebagai motor penggerak dan memberikan semangat sehingga mahasiswa dapat termotivasi untuk dapat berbuat dan berkarya ke depannya.

Jaenudin, terlahir di Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan Jawa Barat, dari ayah bernama Tohri (almarhum) dan ibu Suparni (almarhummah), yang kini desanya akan terkena gusuran untuk pembuatan waduk Kuningan. “Kebanggaan saya yaitu kedua orang tua, tapi sekarang sudah tiada dan kampung halaman pun sudah akan hilang, tapi semangat pengabdian dan perjuangan untuk terus mengabdikan ilmu,” tegas ayah dari 4 orang anak dan suami dari Dr Hj Nanda Handayani Mkes (Dosen Pascasarjana UHAMKA dan Pengelola Klinik Rumah Sehat Keluarga Mustikajaya) yang telebih dulu memberoleh gelar Doktor dari Universitas Negeri Padang, beberapa bulan lalu.

Perjalanan panjang Jaenudin dapat meraih gelar doktor, dimulai dari kuliah S1 di IAIN Sunan Gunung Djati Bandung sambil berjualan koran (HU Pikiran Rakyat) di Kota Bandung untuk dapat menyelesaikan studinya. Kemudian mendapatkan pekerjaan di Jakarta dan melanjutkan S2 di Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA Jakarta. Karena keterbatasan dana dan sambil bekerja diselesaikan dalam waktu 7 tahun. Setelah itu meneruskan Program Doktor di UNJ dan karena keaktifan di organisasi dan medan dakwah maka Jaenudin dinobatkan sebagai Rektor IBM Bekasi periode 2019-2023 yang akhirnya dapat menyelesaikan program Doktornya.

Promotor sekaligus penguji Prof Dr Sylviana Murni SH MSi menyampaikan: “Seorang Doktor harus bermanfaat untuk umat dan niatkan segala aktifitas kita sebagai ibadah dan perjuangan”. Promosi ini juga dihadiri oleh Prof Dr HA Malik Fadjar MSc mantan Mendiknas, Menag, Dewan Pertimbangan Presiden RI, Jasa Pinara Gisti Konsulat Kerhormatan Kedutaan Ukrania, Prof Dr Masyitoh Chusnan MAg selaku Ketua BPH IBM Bekasi/Ketua PP ‘Aisyiyah, H Yusuf Lubis yang juga Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Palembang dan para undangan lainnya yang hadir di Gedung Bung Hatta Pascasarjana UNJ Rawamangun – Jakarta Timur.

“Sekolah atau kuliah bukan semata karena dukungan materi tapi semangat dan pantang menyerah itu kunci utama, bukan juga karena pandai semata tapi harus disertai dengan keuletan dan ketekunan. Maka untuk para generasi muda teruslah berkuliah karena konsep belajar adalah sepanjang hayat, jaman sekarang kalau kalian aktif dan kreatif sangat mudah untuk mencari uang, bisa gojek, grab, jualan online dan lain-lain. Kemauan, kerja keras, semangat, doa dan ridho orang tua adalah kesuksesan yang menunggu anda semuanya,” jelas Jaenudin. (zas)  

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close