Pemkot Bekasi Lakukan Isolasi Kemanusiaan Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19

by -1,136 views
Walikota Bekasi, Rahmat Effendi
Read Time1 Minute, 56 Second

Dalam upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melakukan isolasi kemanusiaan terhadap warga Kota Bekasi mulai Senin (30/3).

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor:440/Dinkes tanggal 29 Maret 2020, Tentang Isolasi Kemanusiaan Terhadap Warga Kota Bekasi Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang ditanda tangani Walikota Bekasi Rahmat Effendi.

Kepada seluruh masyarakat Kota Bekasi, mengingat penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) semakin masif, berkenaan hal tersebut diminta untuk melakukan hal-hal sebagai berikut :

1.Tetap di rumah selama 14 (empat belas) hari dan tidak bepergian upaya pencegahan penyebaran Covid-19 baik untuk diri sendiri maupun kemungkinan penularan kepada orang-orang di sekitar termasuk keluarga;

2.Bila ada anggota keluarga atau saudara yang baru pulang dari Luar Daerah atau Luar Negeri, maka “tidak perlu datang ke Puskesmas”, dapat menghubungi petugas di Puskesmas terdekat melalui layanan cepat (terlampir) Perawat, Bidan, Dokter atau Klinik untuk tes kesehatan”.

Yang perlu dilakukan adalah:
a.Anggota keluarga melaporkan ke aparat terdekat (RT, RW, Kader) bahwa ada anggota keluarga yang baru pulang dari Luar Daerah atau Luar Negeri dengan menyertakan data Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) serta nomor telepon yang dapat dihubungi;

b.Jika dalam 14 (empat belas) hari ada keluhan (demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, diare dan sesak nafas) maka hubungi aparat, tenaga kesehatan setempat atau dapat menelepon ke nomor 119;
Jl. Jend. A. Yani No. I Kota Bekasi 17141, Provinsi Jawa Barat Telp. (021) 8896 1767 Fax. (021) 8895 9980
E-mail. infoQiƬbekasikota.go. id. Website. www.bekasikota.go.id

c.Selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan melakukan wawancara melalui telepon oleh tenaga medis untuk menghindari interaksi langsung serta menjaga pasien agar tetap dirumah dan tidak mengunjungi fasilitas kesehatan, jika gejala mengarah pada infeksi Covid-19 akan ada petugas khusus dari kesehatan yang melakukan penanganan lebih lanjut. Hal ini dilakukan untuk menekan penyebaran virus tersebut.

“Isolasi kemanusiaan kita proteksi dari lingkungan RT RW, juga dari kegiatan-kegiatan masyarakat termasuk lalu lintas kereta, saya ingin mengurangi jumlah rute. Juga di stasiun bus dengan pengurangan operasional,” kata Rahmat Effendi, Minggu (29/3).

Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya dalam menekan penyebaran Covid-19. Walau jalan yang menghubungkan Bekasi dengan daerah lain tidak ditutup, tapi pengawasan akan ditingkatkan. Sebab bukan tidak mungkin, warga yang datang dari luar wilayah mengalami peningkatan suhu tubuh. (adv humas)

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *