Diduga Buang Limbah Sembarangan, Dinas LH Kabupaten Bekasi Datangi PT UII

by -704 views
0 0
Read Time2 Minute, 14 Second

PT Unipal Industries Indonesia (PT UII) didatangi Kepala Bidang Penegakan Hukum (Kabid Gakum) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, karena diduga membuang limbah perusahaan sembarangan.

Ahmad selaku pejabat HRD PT UII yang terletak di Kawasan Industri Terpadu Indonesia-China (KITIC) Kav 7B Desa Nagasari Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, membenarkan kedatangan Kabid Gakum DLH Kabupaten Bekasi.

Menurutnya, laporan masyarakat terkait pembuangan limbah PT UII telah dilakukan klarifikasi ke perusahaan tempatnya bekerja pada hari Rabu 10 Februari 2021.

“Tanggal 10 kemarin Pak Harnoko dari Dinas LH sudah kesini,” ungkap Ahmad di ruang kerjanya, Senin (15/2/2021).

Ahmad mengaku bahwa kunjungan Dinas LH ke perusahaannya berkaitan dengan masalah izin Tempat Pembuangan Sementara (TPS) PT UII.

“Paling kalau itu masalah izin, izin TPS kita belum ada. Sekarang lagi dibangun, sudah koordinasi juga. Kemarin diminta buat izin TPS untuk limbah B3. Kalau untuk sampah plastik, kardus ada disitu semua tapi ada sekat-sekatnya,” paparnya.

Ahmad menuturkan bahwa pihak Dinas LH meminta perusahaan membuat izin TPS dan meminta dokumen-dokumen untuk persyaratan izin perusahaan penarikan limbah.

Menanggapi adanya laporan masyarakat tentang pembuangan limbah PT UII yang sudah masuk ke Dinas LH, Ahmad mengatakan laporan itu sudah lama.

“Kalau pembuangan itu kan sudah lama pak, sudah lama juga sih, cuman emang pas pak Harnoko kesini kan disana sudah ada bangunan, sudah rapih kan,” urainya.

Menurut Ahmad dugaan pembuangan limbah yang dilakukan di sekitar area perusahaan, itu tidak ada.

“Itu nggak ada pak, itu lama, itu bukan pembuangan, maksudnya memang dulu itu ada sampah limbah, tapi sudah dibersihin dan sekarang sudah rapih,” tambahnya.

Terkait nformasi yang beredar bahwa ada pemeriksaan yang dilakukan ke perusahaan sebelum Dinas LH turun pada bulan Februari, Ahmad membantahnya.

“Nggak ada pemeriksaan kesini, kalau ada kesini di tanggal 10. Cuman kalau sebelumnya datang nggak ada. Itu sebenarnya kita bukan karena ada dari LH minta dirapihin kita rapihin nggak, memang kita mau rapiin semua. Jadi sebelum LH datang sudah rapi cuman tinggal TPS yang belum,” paparnya.

Menurut Ahmad, penarikan limbah dari PT UII hanya bekerja sama dengan satu perusahaan. “Kalau kita ada SPK satu perusahaan kerjasamanya. Misalkan perusahaan itu mau dipindah ke yang lain, jadi dia yang kerjasama bukan dari kita, kita tahunya satu aja,” tuturnya.

Sementara, berdasarkan registrasi pengaduan Nomor: 05.PS.15.15.F.18.T.1 pada Selasa (5/1/2021), pengaduan disertai dengan melampirkan dokumen formulir pengaduan, foto dan video serta klarifikasi dari pihak Dinas LH pada 10 Februari Tahun 2021.

Sebelumnya, Kepala Bidang Gakum Dinas LH Kabupaten Bekasi, Harnoko mengungkapkan bahwa pihaknya telah turun langsung ke lokasi perusahaan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Tadi Tim sudah dari perusahaan, namun laporan yang masuk itu sudah kejadian lama, dan dari hasil hari ini akan kita rapatkan kembali,” imbuhnya. (Pirlen)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *