MERDEKA BELUM MERDEKA

Opini436 Dilihat

Merdeka!!!
Kita belum Merdeka
Kemiskinan masih dalam angka membumbung angkasa
278,69 juta jiwa  jumlah penduduk Indonesia
Penduduk miskin 9,36 persen, garis kemiskinan merajalela
Mengapa Indonesia masih miskin melejit menambah angka?
Upah kerja masih nelangsa,
Taraf hidup masyarakat masih menderita,
Pengangguran dimana-mana, kesempatan kerja tidak terbuka

Merdeka!!!
Kita belum Merdeka
Mengular rakyat mengantri berdesak-desakan untuk menerima bantuan
Katanya untuk penanggulangan kemiskinan
Rakyat dijadikan media pembodohan dan kelinci percobaan
Pesirah merancang harapan yang mengangan, berakhir ketidakpastian
Sebuah fenomena ajang pamer kekuasaan

Merdeka!!!
Kita belum Merdeka
Rakyat berderet-deret memanjang membeli sembako, BBM
Membawa karung, jerigen, drum, dari pagi sampai malam
Sistem pembagian selalu ricuh, meninggalkan masa-masa kelam
Sesak, berdesak-desak pingsan sampai lebam
Menunggu bantuan langsung tunai seperti sekam
Harga terus naik merangkak, menikam
Seperti zaman kolonial yang menjajah penuh dendam

Merdeka!!!
Kita belum Merdeka
Berdalih untuk pemertaan pembangunan dan kesejahteraan mendatang
Anak cucu generasi penerus negeri ini selalu dihadang
Selalu dibebani dengan diwariskan hutang yang mengangkang
Negara tetangga bertepuk gembira penuh kemenangan, senang

Merdeka!!!
Kita belum Merdeka
Para mahasiswa, para demonstran penyampai aspirasi nurani rakyat
Bagai singa padang pasir siap menerkam
Di undang ke Istana dengan penjamuan, bersulang, dibungkam
Melawan penguasa tirani, di hotel prodeo mendekam

Merdeka!!!
Kita belum Merdeka
Unjuk rasa atau demonstrasi hak legal warga negara yang dijamin negara
Termaktub dalam Pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945
Akan tetapi pada kenyataannya Kita dibuat terkesima
Penyampai lidah dan nurani rakyat dibubar paksa dengan molotov dan senjata
Pembubaran demonstrasi itu merupakan pelanggaran HAM semesta
Menghentikan demokrasi, menghentikan perjuangan nurani sungguh Nista

Merdeka!!!
Kita belum Merdeka
Beras saja masih merungut-rungut di ekspor dari negara tetangga
Padahal awalnya mereka belajar bercocok tanam dari Indonesia
Kekayaan alam Kita dikeruk negara asing, mereka kaya
Kita nestapa, di miskinkan dengan sengaja

Merdeka!!!
Kita belum Merdeka
Sekali belum merdeka tetap belum merdeka
Selama di jajah negara-negara kapitalis yang kemaruk
Saat ini bukan fisik yang dijajah, tapi penjajahan ekonomi yang menggaruk
penjajahan baru tanpa senjata, penjajahan mentalitas
Kekayaan negeri ini dari lada sampai emas
Diboyong negara pemilik modal yang menguasai ekonomi berkelas
Kita menikmatnya hanya sebiji zarah itu pun sambil memelas

Merdeka!!!
Kita belum Merdeka
Korupsi merebak di setiap lini-lini dibalik meja
Bukan tidak tahu derita rakyat, namun terencana penuh semenjana
Peradilan penuh intrik berbalik haluan melonggarkan aturan
Kebenaran diputerbalikan menjadi kekeliruan

Merdeka!!!
Kita belum Merdeka
Merah Putih menjulang tinggi di setiap Hari Kemerdekaan
Gapura dengan warna-warni menghiasi kemeriahan
Miris dan ironis hanya untuk ajang lomba sebagai hiburan
Lomba-lomba peninggalan penjajahan masih dipertahankan
Panjat pinang merupakan simbol penindasan
Sesungguhnya Negeri ini belum Merdeka.

Kota Bekasi, Selasa, 15 Agustus 2023

#Salam Literasi: Indonesia Berkarya!

Karya: Yoni Haris Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *