Siswa SMAN 17 Kota Bekasi Dikutip Rp350 Ribu untuk Cetak Year Book 2023, Para Wali Murid Keberatan

Pendidikan426 Dilihat

Ilustrasi

 

HAMPIR seluruh orangtua siswa SMAN 17 Kota Bekasi keberatan dengan kebijakan pembayaran untuk mencetak buku Year Book 2023 yang dibebankan kepada seluruh siswa kelas 12.  Setiap siswa dibebankan sebesar Rp350 ribu.

“Apa manfaatnya? Siapa yang diuntungkan dalam pencetakan buku ini? Total dananya juga  cukup fantastis, yang tidak ada korelasi dengan prestasi akademik siswa,” ujar salah satu orangtua siswa.

“Di tengah sulitnya ekonomi dengan harga sembako yang semakin meruncing, ini harga buku yang nilainya sangat tidak sedikit. Secara wali murid masih banyak dari golongan ekonomi lemah atau ekonominya di bawah kayak saya. Ada yang buruh, tukang ojeg, dan pedagang,” timpal orangtua siswa lainnya.

Diakui para orangtua, kemungkinan hal serupa juga dilakukan sekolah lainnya seperti SMPN, SMAN, dan SMKN. Untuk SMAN 17 yang berlokasi di Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi ada 12 kelas dengan sembilan rombel. Jika dihitung satu rombel ada 36 siswa, maka total keseluruhan biaya yang terkumpul sebesar Rp113.400.000 (seratus tiga belas juta empat ratus ribu rupiah).

“Dana yang terkumpul sangat besar, semoga pihak sekolah tak melakukan pungutan yang tidak ada kaitannya dengan prestasi siswa,” tegas orangtua siswa yang mengakui bahwa pihak sekolah sudah menagih ke para siswa. bahkan ada yang harus menyicilnya. (zas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *