Kota Bekasi Jadi Lokomotif Redesain Muhammadiyah

Muhammadiyah487 Dilihat

PELANTIKAN Pengurus Majelis & Lembaga PDM Kota Bekasi berlangsung lancar dan sukses. Semangat pun menjadi motivasi luar biasa bagi kiprah Muhammadiyah pada umumnya dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bekasi, khususnya yang baru saja dilantik sebagai pengurus majelis dan lembaga untuk masa jabatan 2022-2027.

Atmosfer ini muncul saat ratusan Pengurus & Lembaga di lingkungan PDM Kota Bekasi, itu tumplek-blek memenuhi aula perguruan Muhammadiyah yang terletak di Jalan Ki Mangun Sarkoro, Kota Bekasi, Ahad, 03 Desember 2023 siang hingga sore hari.

Dengan tema Meneguhkan Kembali Visi & Misi Berkhidmat di Persyarikatan Muhammadiyah dengan Ikhlas, Penuh Integritas dan Bersinergi, Ahad, 19 Jumadil Awal 1445 H itu, dihadirkan Dr Anwar Abbas MM MAg yang juga pengurus Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Hadir pula Sekretaris PP Muhammadiyah Izzul Muslimin SIP, mendampingi Anwar Abbas dalam kesempatan tersebut. Ketua PDM Kota Bekasi Drs Zahrul Hadiprabowo CIRB, membersamai mereka dari awal hingga akhir, selain hadir pula Rektor Institut Bisnis Muhammadiyah, Dr Jaenudin.

Acara yang didahului kalam Illahi itu menjadi ajang penuh kehangatan dan keakraban. Ratusan pengurus 19 majelis dan lembaga di lingkungan PDM Kota Bekasi dilantik secara bersamaan. Memunculkan semangat tersendiri bagi setiap orang yang hadir dalam acara tersebut.

Pelantikan dipimpin Zahrul Hadiprabowo yang merasa berbesar dan berbangga hati dalam sambutannya setelah melantik secara resmi membawakan pantun yang memotivasi

“Ini bagian dari people development me- recognize kita semua. Dengan saling taaruf satu sama lain, kita bisa bersinergi bersama,” kata Zahrul.

“Bekasi tak boleh lagi menjadi left behind. Meski dekat dengan Jakarta sebagai ibukota negara, Bekasi tak boleh lagi tertinggal. Kita akan melaksanakan redesain,” tegasnya.

Zahrul menekankan bahwa Muhammadiyah mendorong segenap upaya ke arah 5I. Antara lain ikhlas, islah, istikamah, istitoah, ihsan.

Zahrul mengajak PDM Kota Bekasi menjadi organisasi modern, berkemajuan, dengan cara redesain.

Pada bagian lain tausiyahnya, pengurus PP Muhammadiyah Anwar Abbas menyatakan bahwa setelah membaca buku yang ditulis Ketua PDM Kota Bekasi, Zahrul Hadiprabowo, mendapati kesan bahwa Muhammadiyah Kota Bekasi harus bergerak maju sebagaimana diamanatkan Zahrul.

Menurut Anwar Abbas, sejago-jagonya pemimpin, menggerakkan orang melakukan hal-hal yang diinginkan, harus mampu memastikan benar-benar orang yang dipimpinnya mengerjakan tugas-tugas yang harus dikerjakannya.

Dia menegaskan bahwa PDM Kota Bekasi yang dipimpin Zahrul harus mampu memanusiakan manusia. “Semua orang yang saya bantu, ikhlas membantu saya tanpa pernah saya minta. Itulah makna dari memanusiakan manusia,” kata Anwar Abbas.

Pada bagian akhir tausiyahnya, Anwar Abbas menyebutkan bahwa ibarat tim sepakbola, maka PDM Kota Bekasi harus jempolan di setiap sektor. Baik penjaga gawang, bek, striker, harus bekerjasama satu sama lain mewujudkan tim terbaik.

Sementara Sekretaris PP Muhammadiyah Izzul Muslimin sebelum memberikan tausiyahnya, juga berpantun, “Kota Bekasi kota perjuangan. Jangan lupa mampir ke Bekasi. Muhammadiyah adalah organisasi, harus bisa bersinergi,” katanya disambut aplaus audiens.

Izzul Muslimin mengingatkan bahwa jalan¬† ber-Muhammadiyah harus teguh. Juga harus independen. “Netral hanya sebagai strategi. Muhammadiyah harus menjaga independensi,” jelasnya.

Muhammadiyah tak perlu masuk dalam hiruk-pikuk perpolitikan nasional. “Tapi yang lebih penting adalah jangan sampai cara pandang kita malah bisa menyebabkan perpecahan,” kata Izzul Muslimin mengakhiri pembekalannya. (Chandra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *